Keseruan demi keseruan tampak terlihat dalam setiap sesi kegiatan saat berlangsungnya pelatihan fasilitator pembelajaran mendalam yang kami ikuti di BGTK NTB sejak tanggal 6 Agustus sampai 10 Agustus 2025 yang dihadiri oleh 35 pengawas dan 35 kepala sekolah.
Sejak hari pertama keaktifan, kolaborasi serta tanggung jawab sangat nampak dalam setiap sesi kegiatan. Kondisi ini juga didukung oleh 2 fasilitator yang luar biasa dalam penyampaian materi maupun dalam memfasilitasi kebutuhan para peserta, mendengarkan inspirasi seluruh peserta. Semua peserta secara berkelompok maupun mandiri melakukan bedah modul serta menyelesaiakan tagihan berupa LK dalam setiap modul bisa diselesaikan tepat waktu.
Di tengah padatnya kegiatan selalu ada hal-hal lucu yang dilontarkan para peserta sehingga membuat suasana jadi tetap ceria dan itu menjadi salah satu amunisi bagi semua peserta tetap bersemangat dalam mengatasi rasa lelah yang mendera, sehingga tujuan dati kegiatan ini bisa berhasil sesuai harapan.
Selama kegiatan tidak ada satupun keluhan negatif yang terdengar dari para peserta, justru para peserta sering menyanjung menu yang disajikan selama kegiatan yang begitu beragam dengan rasa yang wow menggugah selera makan. Hal ini terbukti jarang sekali ada sisa makanan terlihat dipiring peserta. Strategi ini mampu menjadikan peserta yang dari luar daerah tidak terlalu rindu dengan masakan istri di rumah sehingga bisa lebih fokus mengikuti kegiatan dengan maksimal.
Apresiasi juga kami berikan kepada Kepala BGTK NTB beserta jajarannya yang sudah memfasilitasi semua hal sehingga semua peserta merasa sangat puas.
Didalam setiap kegiatan dan momen selalu ada pesan mendalam yang disampaikan Kepala BGTK NTB Bapak Dr. Lalu Wirman Kasmayadi, S.Pd, M.Si. Kala menutup kegiatan Pelatihan Fasilitator Pelatihan Pembelajaran Mendalam ada beberpa informasi penting yang disampaikan sehingga bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua diantaranya:
BGTK akan mengadakan lomba berbagi praktik baik yang akan dijadikan buku hal ini dimaksudkan untuk memberi ruang kepada pendidik dan tenaga kependidikan atau semua unsur yang ada di dunia pendidikan untuk bisa berkarya, berinovasi dan berbagi praktik baik kepada semua. Sehingga hal ini bisa menjadi motivasi serta pembelajaran bagi yang lain.
Di samping itu juga beliau berpesan agar saat melakukan pendampingan oleh pengawas atau memprogramkan kegiatan oleh kepala sekolah jangan meninggalkan digitalisasi karena saat ini hal itu menjadi suatu keniscayaan dan sesuai dengan generasi saat ini yang semuanya serba cepat sehingga semua yang dilakukan muaranya adalah berdampak kepada pembelajaran yang ada di sekolah.
Tidak lupa juga beliau mengungkapkan makna yang sangat dalam yaitu untuk menghasilkan sesuatu yang besar harus dimulai dari hal-hal yang kecil. Hal-hal kecil inilah yang harus ditanamakan di generasi kita saat ini agar menjadi suatu pembiasaan. Jika sudah tumbuh pembiasaan maka hal itu akan menjadi sesuatu yang besar.
Harapannya agar semua peserta yang hadir dapat mentransper pengetahuan maupun pengalaman yang sudah diperoleh saat pelatihan kepada semua sekolah binaannya atau jepada rekan kerja yang lain agar tranpormasi pendidikan ini bisa cepat samapai kepada semua sehingga motto kemendikbudristek " pendidikan bermutu untuk semua" bisa dicapai.














Syukur ada tulisan ini bisa melihat kembali kenangan waktu kita kegiatan, trimakasih sudah membuat tulisan ini Bu Hj.Situ
BalasHapusSami-sami bun
BalasHapus