Penyusunan Kurikulum Mulok Terobosan Baru Dikbud Lobar

 

Pengawas

Catatan harian pengawas 


Untuk pertama kalinya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat melakukan terobosan baru menyusun kurikulum muatan lokal Budaya Sasak khusus kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kepala Bidang Kebudayaan dengan tujuan agar setiap satuan pendidikan di Kabupaten Lombok Barat bisa memasukkan muatan lokal di kurikulum sekolah masing-masing dengan memiliki acuan yang sama. 

Pengawas TK


Untuk mensukseskan rencana besar ini maka bapak kepala dinas H. Nasrun M.M bersama bapak kepala bidang kebudayaan H. Imanto  melakukan koordinasi dengan berbagai pihak baik dari pemerhati budaya, pelaku budaya, praktisi, pengawas, unsur K3S maupun komunitas belajar yang lain serta melibatkan pemerintah daerah kabupaten Lombok Barat serta unsur lain yang dapat mendukung tercapainya harapan tersebut. 

Pengawas


Dalam penyusunan capaian pembelajaran kurikulum muatan lokal Kabupaten Lombok Barat ini akan di pandu dan didampingi oleh lima narasumber yang berasal dari berbagai unsur yaitu 

1. Dr. L. Maksum penulis buku lelakaq Sasak sekaligus peneliti dan dosen di UIN Mataram, beliau akan memberikan materi tentang Seni dan keterampilan.

2. Mamik Totok, sebagai Komite SDM Lombok Barat. Beliau akan memberikan materi terkait dengan kuliner Sasak.

3. Drs. Sanusi , beliau adalah wakil majlis adat Sasak akan memberikan materi tentang sejarah dan adat istiadat.

4. Mik Abdul Wahida, beliau adalah Pembayun dan salah satu penulis lontar yang masih aktif sampai saat ini. Beliau akan menyajikan materi terkait Bahasa dan aksara Sasak. 

5. L. Munasib yang merupakan salah satu pelaku budaya yang masih aktif sampai saat ini terutama dalam pewayangan. Beliau akan membawakan materi tentang permainan dan olahraga tradisional.

Pengawas


Kelima materi ini akan dijadikan sebagai elemen nantinya di kurikulum mulok budaya Sasak Lombok Barat. Agar elemen tadi bisa dilaksanakan secara terarah dan bisa diaplikasikan di sekolah maka harus disusun capaian pembelajarannya. Dasar inilah yang menjadi inspirasi sehingga terobosan ini dilaksanakan. 

Pengawas


Untuk lebih mengefektifkan waktu dan memaksimalkan hasil Penyusunan CP Mulok Budaya Sasak, bidang kebudayaan Dikbud Lobar melaksanakan kegiatan di Hotel Jayakarta, Senggigi. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari Selasa-Rabu, tanggal 5-6 Maret 2024. Dalam pelaksanaannya peserta di bagi menjadi dua tim yaitu tim Penyusunan dan tim perumus. 

Pengawas


Masing-masing tim akan bekerja sesuai dengan foksinya. Kegiatan dimulai dengan Tim penyusun dibagi menjadi 5 kelompok. Setiap kelompok di dampingi oleh satu narasumber sesuai dengan materi yang sudah ditentukan. Hasil diskusi di tim penyusun inilah yang akan menjadi dasar pembahasan dan perumusan capaian pembelajaran di tim perumus. Selanjutkan akan di lanjutkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat agar bisa dijadikan sebagai Perbup nantinya. 

Pengawas


Semoga terobosan ini akan menjadi awal positif kita semua dalam melakukan perubahan. Hasil penyusunan kurikulum muatan lokal Budaya Sasak Kabupaten Lombok Barat diharapkan menjadi  sekolah dalam melaksanakan muatan lokacuanal di satuan pendidikan masing-masing. 

Pengawas












 

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama