Sinergitas semua unsur pada Rakor PGRI Batulayar

Pengawas tk

Catatan harian pengawas

Rakor atau rapat koordinasi bagi pengelola pendidikan perlu dilaksanakan, untuk memastikan semua pihak terlibat memiliki pemahaman yang sama tentang tujuan, strategi, dan langkah-langkah yang akan diambil dalam meningkatakan mutu pendidikan . 


PGRI adalah Persatuan Guru Republik Indonesia, sebuah organisasi profesi guru yang memiliki peran penting dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. Organisasi ini berperan dalam advokasi hak-hak guru, meningkatkan kualitas pendidikan, serta menyediakan forum bagi para guru untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan. Melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, seminar, dan advokasi kebijakan, PGRI berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan mutu pendidikan di Indonesia

Pengawas TK


Selaras dengan peran di atas maka PGRI Kecamatan Batulayar melakukan kegiatan rakor untuk memperkuat silaturrahmi, melakukan kolaborasi dan menyamakan persepsi antar jenjang PAUD, SD dan SMP.


Sinergitas semua unsur sangat terlihat pada kegiatan rakor PGRI di Kecamatan Batulayar. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 24 Februari 2024 berlokasi di SDN 1 Sandik Kecamatan Batulayar melibatkan berbagai unsur mulai Dari Bapak Camat Batulayar, Bapak Kapolsek Batulayar, Penerbit Erlangga, Kepala Bank NTB Cabang Gunung Sari, Pengawas, Kepala sekolah mulai dari jenjang PAUD, SD dan SMP. 


Rakor ini membantu mengkoordinasikan upaya, meminimalkan kesalahpahaman, dan memastikan efisiensi dalam pencapaian tujuan bersama. Sehingga pada kesempatan ini pun semua unsur diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan dan arahan sehingga memudahkan pengurus PGRI bisa melakukan koordinasi secara kontiyu dengan berbagai pihak. 

Pengawas TK


Sambutan pertama disampaikan oleh ketua PGRI Kecamatan Batulayar. Dalam sambutannya ketua PGRI memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan rakor hari ini. Pada kesempatan ini juga ketua PGRI menyampaikan  beberapa hal yang menjadi kendala khususnya dalam meningkatkan kondisi pendidikan khususnya di Batulayar serta beliau juga mendorong keterlibatan Kecamatan, Polsek maupun penerbit dalam membantu terlaksananya program PGRI ke depan. 


Sejalan dengan harapan ketua PGRI, Bapak Camat langsung memberikan penawaran agar rakor berikutnya dilakukan di kantor Camat Batulayar. Hal ini dimaksudkan untuk membangun keakraban dan menjalin komunikasi secara intensif. Beliau juga berjanji akan memfasilitasi dengan berbagai pihak seperti DPRD melalui pokir (pokok-poko pikiran) agar anggaran pendidikan bisa di serap secara maksimal. 

Pengawas TK


Bapak kepala bidang SD selaku perwakilan dari Bapak Kadis Dikbud Kab. Lombok Barat, juga menyampaiakan bahwa untuk saat ini dinas mengola dana DAK dan dana Pokir. Dinas akan melakukan penyeleksian melalui data dapodik masing-masing sekolah. Untuk itu diharapkan masing-masing satuan pendidikan akan melengkapi dan memberikan laporan kondisi real sekolah melalui data dapodiknya. 


Sementara dari pihak kepolisian berharap adanya kolaborasi dan kerjasama dengan bidang pendidikan khususnya dalam membangun ketertiban, keamanan khususnya di lingkungan Batulayar. Di samping itu juga kepolisian secara berkala akan melakukan sosialisasi tugas kepolisian kepada masyarakat melalui lembaga pendidikan dengan mengunjungi satuan pendidikan secara bergantian melalui program Bismas agar peserta didik tidak takut dengan pihak kepolisian. 

Pengawas TK


Sementara dari pengawas berharap agar antara jenjang PAUD, SD dan SMP terjalin komunikasi dan kolaborasi agar kendala, permasalahan yang terjadi di lapangan bisa diketahui penyebabnya dan ditemukan solusi terbaik. Salah satu strategi yang bisa digunakan adalah dengan membentuk forum komunitas belajar antar jenjang yaitu antara guru PAUD dan guru SD. 


Di samping itu juga memaksimalkan komunitas di satuan pendidikan masing-masing sekolah. 


Harapan ke depan kegiatan seperti ini tetap dilakukan secara berkala sehingga terjalin komunikasi dan kolaborasi dari semua pihak dan bisa menjadi contoh bagi kecamatan lain untuk melakukan hal serupa. 

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama