See You Again

Ramadhan


Butiran bening itu akhirnya meluncur juga tak terbendung. Ada rasa kehilangan yang teramat sangat, kala kusadari setiap tutur kataku, setiap hembusan nafasku, setiap langkahku bahkan tidurku pun bernilai ibadah akan berlalu meninggalkan ku dalam harap bisa bersua lagi di tahun depan. 


Ini mungkin malam terakhir lantunan firmanmu masih terdengar indah sahut sahutan dari berbagai penjuru. Namun esok malam kondisi akan sangat jauh berbeda. Tak ku dengar lagi lantunan ayat-ayat sucimu sambung menyambung lewat TOA masjid atau surau.


Tak ada sholat Qiyamul Lail yang rutin ditunaikan oleh semua hambamu yang muslim. Tidak terdengar lagi himbauan makan sahur di tengah malam, namun terasa masih magrib. Aku sudah terbiasa dengan itu semua. Namun malam ini sebagai penentu bahwa besok malam engkau akan pergi meninggalkan ku. 


Hanya satu harapanku, semoga tahun depan aku masih merasakan kehangatan suasanamu, aku masih mendengar lantunan penyejuk jiwa dari masjid dan langgar yang ada di sekitarku. Semoga Aku masih merasakan nikmatnya tegukan saat beduk magrib berkumandang. 


Takobbalallohuminkum Minna Wamingkum Takobbal Yakarim. Selamat jalan Ramadhan, ku nanti kedatanganmu tahun depan semoga bisa bersua lagi. 😭😭💞💞




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama