PENGUATAN KOMUNITAS BELAJAR AJANG PENINGKATAN KOMPETENSI GURU


Sambutan dari bapak kadis Dikbud Lobar


Kegiatan penguatan MGMP yang diselenggarakan oleh bidang GTK dimaksudkan untuk meningkatakn kompetensi guru dengan memaksimalkan komunitas belajar disetiap mata pelajaran. Penguatan ini dilakukan selama dua hari Rabu-Kamis, 30-32 Oktober 2024, diikuti oleh 150 orang Peserta dari perwakilan guru mata pelajaran PKn, PJOK, PAI, IPS, BAHASA INGGRIS DAN SENI BUDAYA. 

Peserta kegiatan penguatan komunitas belajar

Bapak kadis Pendidikan dan Kebudayaan dalam sambutannya memberikan penguatan dan motivasi bagaimana menjadi pendidikan yang profesional. Guru profesional itu harus memiliki kematangan terkait pengetahuan, mengetahui kondisi peserta didik , keterampilan, kreatif,  sikap/norma/value. Kelima hal ini memiliki keterkaitan yang erat, bagaimana sosok guru itu menjadi teladan bagi peserta didik. Disesi terakhir sambutannya bapak kadis juga memberikan apresiasi kepada semua pihak kepala sekolah, guru, operator sekolah dan para pengawas yang selalui melakukan pendampingan terkait pelaksanaan Sulingjar berjalan sesuai dengan harapan mulai dari jenjang SMP, SD dan PAUD. 


Di hari pertama materi yang dibahas antara lain terkait penguatan komunitas belajar di setiap mata pelajaran.

Penyampaian materi oleh Kabid Pembinaan SMP Dikbud Lobar



Komunitas Belajar (MGMP, KKG, GUGUS atau Kombel di sekolah) merupakan wahana silaturahmi para anggotanya. Dengan adanya silaturahmi yang baik, maka diharapkan kolaborasi seluruh guru/ pendidik, tenaga kependidikan, serta pihak lain yang menjadi anggotanya bisa terwujud dengan baik. Komunitas belajar adalah sekelompok pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) yang belajar bersama dan berkolaborasi secara berkelanjutan dengan tujuan yang jelas dan terukur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar murid.


Peserta kegiatan penguatan kombel



Melalui komunitas belajar, maka pendidik (guru) dan tenaga kependidikan bisa saling berdiskusi untuk bersama- sama mencari solusi terhadap permasalahan yang ada dalam memberikan pelayanan terbaik untuk siswa, khususnya dalam hal keberhasilan pembelajaran siswa. Setiap hari, tidak menutup kemungkinan ada berbagai macam permasalahan yang dialami oleh pendidik (guru) dan tenaga kependidikan dalam memberikan pelayanan pendidikan di sekolah. Jika komunitas belajar itu hidup atau aktif kegiatan pertemuannya, maka melalui komunitas belajar tersebut para pendidik (guru) dan tenaga kependidikan bisa saling bertukar pikiran dengan kegiatan awal yaitu refleksi awal dari seluruh peserta komunitas belajar yang hadir. Berdasarkan hasil diskusi ini, maka peserta komunitas belajar baik pendidik (guru) maupun tenaga kependidikan melakukan refleksi dan menentukan agenda atau topik prioritas yang ingin mereka diskusikan di komuniats belajarnya. Mereka juga menentukan tujuan dan target belajar yang dikaitkan dengan peningkatan pembelajaran siswa.


Semoga dengan adanya kegiatan ini akan mampu memotivasi semua peserta untuk menggerakkan komunitas di masing-masing bidang studi. 











Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama