Asa Pejuang Tanpa Tanda Jasa Dari Atas Bukit

Pengawas TK

Catatan harian pengawas 

Apresiasi yang tak terhingga patut diberikan kepada pahlawan tanpa tanda jasa yaitu para guru yang dengan sukarela mendedikasikan dirinya dengan sepenuh hati untuk membantu mencerdaskan generasi bangsa yang ada di pelosok-pelosok yang jangkauannya sangat sulit dan terjal. 

Pengawas TK

Ya, awalnya aku tak percaya masih banyak sekolah yang berlokasi di tempat yang sangat curam, terutama pendidikan jenjang PAUD dan TK yang hampir tersebar di seluruh wilayah tidak hanya di perkotaan, namun juga di lokasi yang sangat sulit di jangkau. Hanya melewati jalan setapak di atas perbukitan dengan resiko yang tak bisa dibayangkan. 


Hari ini aku membuktikan sendiri bagaimana sulitnya mencapai lokasi tersebut. Bermodalkan kendaraan Honda beat yang selalu setia menemani perjalananku melakukan pendampingan ke sekolah binaan di Lombok Barat. PAUD Al Apita yang berlokasi di Dusun Apit Aiq, Desa Bengkaung Kecamatan Batulayar yang berada di perbukitan merupakan salah satu sekolah yang akan kukunjungi hari ini, bersama Pak Sugianto Salah satu stap Dinas Dikbud Lobar Bidang PAUD. 


Untuk sampai ke lokasi, kami harus melewati banyak tanjakan yang berliku-liku. Pemandangan alam Lombok dari ketinggian sungguh memanjakan  mata dan sangat mempesona, tak ayal mampu menumbuhkan  kekaguman atas kebesaran Ilahi Robbi  yang sungguh luar biasa. 


Belum puas rasanya menikmati pesona alam perjalanan kami, di lanjutkan dengan kondisi yang menguji adrenalin. Sementara kami membawa kendaraan sendiri-sendiri. Untaian doa tak putus-putusnya ku panjatkan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Melewati jalan setapak yang penuh bebatuan dipenuhi lubang disana sini  kadang menanjak, kadang menurun dan berkelok-kelok. Karena letak sekolah yang lumayan tinggi membuat kami harus memarkir kendaraan yang kami gunakan dan berjalan untuk sampai di sekolah. 


Tampak wajah sumringah dari para wali murid yang mengantar dan menunggu anaknya kala melihat kedatangan kami berdua. Jarak rumah yang satu dengan yang lain lumayan jauh dan harus melewati perkebunan yang rimbun dan jalan setapak. Kondisi inilah  yang mengharuskan mereka menunggu sampai pembelajaran usai demi keamanan dan keselamatan anak-anaknya. 

Pengawas TK


Kondisi sekolah yang jauh dari fasilitas lengkap ini tidak menyurutkan semangat para siswa untuk belajar. Lantunan lagu yang mengiringi senam pagi seolah menjadi obor bagi mereka untuk tetap bergerak mengikuti alunan lagu sembari menyanyi dibimbing oleh dua orang guru. Usai berbincang-bincang dengan kepala sekolah dan beberapa guru kami pun pamit dan melanjutkan perjalanan ke KB Bangkit yang ada di wilayah Gunung Sari. 


Serupa namun tak sama, kalimat yang bisa menggambarkan kondisi kedua sekolah di tempat yang berbeda. Satu hal yang sama antara Kedua KB ini yaitu kedua KB ini berdiri dilatar belakangi oleh kemirisan melihat banyaknya anak-anak yang ingin bersekolah namun terkendala lokasi yang sangat jauh sehingga harapan merek tidak bisa terwujud. Kepedulian dari beberapa orang inilah sehingga kelompok belajar ini bisa terbentuk. 

Pengawas TK


Walaupun jauh dari kata sejahtera para guru dengan keikhlasan tetap mengajar para siswa. Kebanggan tersendiri bagi mereka kala menyaksikan siswa binaannya bisa membaca surah-surah pendek, doa-doa harian.


Hal serupa dilontarkan juga oleh Bu Sri Harmintati yang menjadi kepala sekolah sekaligus guru dan operator di sekolah yang ia pimpin yaitu PAUD Bina Putra Utama yang berlokasi di Guntur Macam, Kecamatan gunung Sari. Wanita bercadar ini rela merangkap semua posisi semata-mata agar peserta didiknya tetap bisa belajar di tengah keterbatasan guru dan sarana prasarana yang ada. Semangatnya semakin terbakar kala mendengar curhatan dari wali murid akan kekhawatirannya jika anak mereka tidak bersekolah lagi karena tidak adanya guru. 


Tidak bisa dipungkiri kalau kebutuhan ekonomi yang tidak sedikit sehingga menuntut tenaga pengajar berpindak ke profesi yang lain. Sementara kesejahteraan yang diperoleh dari sekolah sangat minim. 


Bersyukurlah bagi siapa saja yang sudah diberikan pekerjaan yang layak, tempat tinggal yang memadai serta ekonomi yang cukup karena masih banyak orang diluar sana yang sangat menginginkan pekerjaan anda. Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa atas semua kemudahan dan kenikmatan yang melimpah serta pekerjaan dan penghasilan yang tetap kepada diri kita, mari kita laksanakan pekerjaan kita dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Jangan mengeluh dan putus asa kala kita menemui kesulitan dan ketidak nyamanan saat bekerja. Semua itu menjadi pembelajaran dan pengalaman bagi kita  agar menjadi pribadi yang lebih berkualitas.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama