Mutiara di TKN 5 Gerung


Pengawas


Catatan harian pengawas 

Hamparan hijau sepanjang jalan seolah menemani perjalanan kami kala berkunjung ke salah satu sekolah TK di area Kebon Ayu. Lokasi yang selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai wilayah ini memiliki tempat rekreasi berupa Pasar rakyat yang identik dengan buah Golden Melon ini ternyata menyimpan bongkahan mutiara yang tak ternilai. 

Pengawas


Sosok wanita paruh baya ini mampu membuktikan kepada kita semua bahwa lokasi yang jauh dari kota besar dan minim fasilitas bukan menjadi batu sandungan untuk membuat sekolah yang dipimpinnya sebanding dengan sekolah yang ada di perkotaan. 

"Ya, dialah Hj. Sa'adah wanita bertalenta ini mampu membawa TKN 5 Gerung menjadi salah satu pelaksana sekolah penggerak di Kabupaten Lombok Barat untuk jenjang PAUD. Untuk bisa menjadi sekolah penggerak tidaklah gampang. Berbagai macam seleksi yang dilakukan langsung oleh Kemendikbudristek pusat dan sangat ketat harus diikuti.

Pengawas


Sekolah yang dikelilingi oleh gunung ini dulunya berstatus swasta. Namun Bu Hj. Sa'adah bersama tim, kurang lebih satu tahun yang lalu, melewati perjuangan yang tak gampang dan memakan waktu yang tidak sebentar berhasil merubah status TK Sejati Kebon Ayu yang masih berstatus swasta menjadi salah satu sekolah negeri dan berganti nama menjadi TKN 5 Gerung. 


Tidak sampai disitu, dalam waktu kurang dari satu tahun setelah pergantian nama tersebut, TKN 5 Gerung pun menjalani proses akreditasi sekolah. Namun berkat kolaborasi, keuletan, kekompakan dan kerja keras antara Bu Hj Sa'adah dan semua rekan guru tahapan demi tahapan dalam menjalani proses akreditasi berjalan lancar. 


Setelah berbincang-bincang cukup lama 

dengan kepala sekolah dan para guru, kami pun baru tahu bahwa saat ini TKN 5 Gerung masih menumpang di sekolah yang tidak terpakai di wilayah Kebon Ayu. Sementara gedung sekolah masih dibangunkan di lokasi berbeda. Namun hak itu tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus berbenah ke arah yang lebih baik lagi. Dengan harapan tahun depan mereka bisa menempati gedung baru dengan status hak milik TKN 5 Gerung.


Sebelum bel masuk berbunyi secara bergantian para siswa diajar membaca Iqro'  dilanjutkan dengan senam bersama dan membaca surah-surah pendek dan doa harian yang dibimbing langsung oleh guru di masing-masing kelas. Hal ini dimaksudkan untuk menumbuhkan karakter bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta agar para siswa mampu membaca kitab suci Al-Qur'an sejak dini dengan baik dan benar.


Tidak hanya tentang keagamaan, beberapa kegiatan yang mengasah keterampilan siswa juga diadakan antara lain drumband, menari, menyanyi, menggambar, mewarnai.

Untuk menumbuhkan dan memupuk rasa nasionalisme, setiap Hari Senin diadakan upacara bendera yang petugasnya berasal dari siswa. Walaupun rangkaian upacara tidak selengkap jenjang SD, SMP maupun SMA. Namun Kegiatan ini mampu melatih jiwa keberanian dan kebangsaan dalam diri para siswa. Beragam aktifitas yang bisa disaksikan langsung oleh masyarakat sekitar dan orang tua. Hal ini menjadi nilai lebih sekolah, sehingga  dari tahun ke tahun jumlah siswa yang masuk selalu bertambah.


Agar terjadi hubungan yang harmonis antara sekolah dan para orang tua, pihak sekolah secara rutin selalu menjalin komunikasi dengan wali murid untuk memaparkan program yang ada di sekolah maupun program baru yang akan dijalankan ke depan. 


Di akhir tahun ajaran sekolah juga menggelar pentas seni sebagai ajang unjuk kemampuan siswa di depan wali murid sebagai hasil pembelajaran satu tahun. Sementara di setiap akhir semester, para siswa bersama guru dan orang tua melaksanakan auting kelas.


Menutup kunjungan kami ke TKN 5 Gerung dengan sesi foto bersama bersama Kepala sekolah dan rekan guru. 

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama