Catatan harianku
"SELAMAT MENGEJAR MASA DEPAN KALIAN. KALIAN SEMUA ADALAH GENERASI PENERUS BANGSA."
Barisan kursi tertata rapi di hamparan rumput hijau di lapangan sekolah. Hangatnya sinar matahari pagi seolah ikut menyambut meriahnya kegiatan pelepasan 181 siswa kelas 9 tahun 2022/2023 di SMPN 4 Gerung.
Kegiatan pelepasan diawali dengan lantunan lagu yang dibawakan oleh salah satu siswa kelas 8,i Julia Miranda dengan lagunya yang berjudul mesin waktu.
Suasana menjadi haru kala perwakilan siswa kelas 7, 8 mengucapkan pesan kesan yang diperuntukkan oleh kakak kelas mereka yang akan meninggalkan SMPN 4 Gerung. Kalimat demi kalimat yang diucapkan Najwa mengingatkan kita bahwa setiap ada pertemuan pasti akan ada perpisahan.
Momen ini pun digunakan oleh sekolah guna mengumumkan tiga siswa kelas 9 yang memperoleh nilai tertinggi untuk tahun ini. Peringkat ketiga diraih oleh Ni Nyoman Riska Anjani dengan nilai 902. Sementara di peringkat kedua diperoleh Barra Emir Erviansyah dengan nilai 907. Peringkat pertama untuk siswa terbaik tahun 2022/2023 di raih oleh Desak Putu Natasya dengan nilai 934. Ketiga siswa mendapatkan piagam penghargaan. Satu lagi siswa yang mendapatkan skor tertinggi saat mengikuti kegiatan Bebras yaitu atas nama Bara Emir Ervansyah.
Matahari semakin naik namun acara semakin tampak meriah dalam kegiatan yang dipenuhi dengan hiburan.
Pada sesi hiburan siswa Gina membawakan lagu "Masa SMP." Lagu yang berisi ucapan selamat tinggal dan perpisahan seolah mengungkapkan isi hati 181 siswa yang akan meninggalkan sekolah yang sudah tiga tahun mereka bersama. Terdengar senandung dari beberapa siswa ikut melantunkan lagu yang mewakili perasaan mereka.
Tiga siswa kelas 7 juga yang beragama Hindu unjuk kebolehan menampilkan Tari Merak Angelo yang berasal dari Bali karya dari I Ketut Rena S.ST. Tari ini menggambarkan tentang burung merak jantan yang memamerkan keindahan ekornya.
Satu lantunan lagu daerah Sasak Inaq Tegining Amak Teganang yang dibawakan oleh Putri kelas 7f, lengkingan suara merdu dari Putri seolah menghinpnotis semua yang hadir. Tanpa aba-aba hampir semua yang hadir ikut bersenandung menyanyikan lagu yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Sasak.
Empat orang siswa membawakan tari Wonderfull Indonesia. Tari ini merupakan dari tari Nusantara. Sehingga ada beberapa gerakan tari yang mewakili daerah mulai dari Timur, Tengah dan Barat. Dalam Tari ini tidak hanya didominasi oleh tari tradisional, namun ada juga gerakan tari modern dan di padu dengan gerakan dance. Gemuruh sorak terdengar dari para siswa seolah memberikan apresiasi kepada empat siswa yang dengan lincah dan gemulai memadukan gerakan yang beragam namun tetap terlihat kompak.
Kembali para hadirin di manjakan dengan suara emas dari siswa Nanda yang membawakan Lagu "Berugaq Elen." Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang sedang jatuh cinta.
Tari merak dengan versi sedikit berbeda dibawakan dua orang siswa kelas 7 dan 8.
Duet antara siswa dan guru yaitu Putri dan L. Sastrawan membawakan lagu Kebyar- Kebyar menjadi hal yang berbeda dalam sesi hiburan. Perpaduan antara dua suara yang berbeda membawa kesan tersendiri bagi penonton.













