Proses administrasi naskah di
penerbit mayor sehingga menjadi sebuah buku.
Sebagai seorang penulis baik yang telah
memiliki karya atau masih penulis pemula, sebaiknya mengetahui proses terbitnya
sebuah buku di penerbit. sebuah penerbit dalam menerima naskah ada
tahapan-tahapan yang harus dilakukan sehingga naskah yang diterimanya memang
benar-benar layak diterbitkan. Kondisi ini yang membuat proses
penerbitan memakan waktu lama berbulan-bulan bahkan sampai bertahun-tahun.
Oleh karena itu penulis pemula ketika mengajukan
naskah harus bersabar, mencatat tanggal pengiriman dan menanti sesuai waktu
yang ditentukan penerbit. Jika ingin menarik naskah sebaiknya buat segera surat
penarikan naskah. Jangan sekali-kali mengajukan naskah yang sama kepada dua
penerbit sekaligus. Akan berakibat fatal jika ternyata naskah diterima dan
diterbitkan. Apalagi ada juga penerbit yang langsung me-layout naskah sambil
mengurusi surat perjanjian kontrak. Karena penerbit memiliki kerja yang padat,
target dan juga moment pasar. Jadi hati-hatilah naskah Anda menjadi boomerang
bagi Anda sendiri.
Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan
penerbit sebelum menerbitkan sebuah buku.
a.
Setelah naskah diterima oleh penerbit, selanjutnya naskah tersebut
dinilai dulu oleh penerbit apakah bisa laku di pasaran atau tidak.
b. Penerbit
melakukan Analisa terhadap naskah
Penerbit menginformasikan kepada penulis
naskah tersebut diterima atau tidak. Kalau di tolak penerbit akan memberitahukan
terkait penolakan dan naskah akan dikirim kembali ke penulis.
c. Penolakan naskah
yang dilakukan oleh penerbit bukan karena salah ketika, salah tanda baca. Tapi
lebih kepada seberapa besar peluang pasar terhadap naskah tersebut. Kalau
menurut Analisa penerbit, naskah tersebut memiliki peluang pasar yang bagus
walaupun di tulis oleh seseorang yang belum begitu di kenal publik, kemungkinan
besar naskah akan di terima. Namun sebaliknya, jika peluang pasar kecil maka
naskah akan ditolak. Disamping itu naskah yang masuk ke penerbit setiap bulan itu
mencapai 300-500 naskah, sementara yang diterima oleh penerbit sekitar 50
naskah.
d. Naskah yang diterima
Sedangkan untuk naskah yang diterima,
maka penerbit akan menginformasikan lewat surat
dan meminta softcopy, selanjutnya menandatangi surat perjanjian
penerbitan dan dilakukan proses pencetakan.
e. Proses penerbitan
buku.
Setelah buku sudah di cetak,
penerbit akan mengirimkan sampel buku kepada penulis. Selanjutnya buku di
distribusikan ke toko buku yang ada di seluruh nusantara. Enam bulan kemudian
penerbit akan memberikan royalti kepada penulis sebesar 10% dari harga buku
yang terjual.
Ada dua bentuk kerjasama yang
dilakukan oleh penerbit mayor yaitu:
1. Kerjasama reguler (naskah bulum
tentu diterbitkan)
2. Kerjasama MoU antara lembaga bisa
dilihat dari ciri-ciri di bawah ini
·
Naskah ada jaminan pasti diterbitkan
·
Logo kampus akan dicantumkan dalam cover
·
Meningkatkan rangking webometrik kampus karena buku tersebut
akan di upload di google blok
·
Wajib dibeli atau di pakai/ dibeli kampus minimal 300
eksemplar/ pesanan.
Bagaimana cara
mengirim naskah ke penerbit mayor:
1. Cetak naskah
secara lengkap
2. Sertakan biodata
diri anda
3. Sertakan
deskripsi segmen pasar yang ingin diraih
4. Masukkan amplop
dan kirimkan ke penerbit
5. Tunggu
pemberitahuan dari penerbit apakah naskah diterima atau ditolak.
Jika naskah tersebut bisa
diterbitkan maka ada beberpa hal yang akan didapatkan oleh seorang penulis
diantaranya:
a. Kepuasan batin.
Buku yang dihasilkan merupakan
sebuah karya monumental yang akan dikenang sepanjang masa.
b. Reputasi.
Buku sebagai karya yang
terpublikasikan akan meningkatkan reputasi penulisnya.
c. Karir akan
berkembang dengan baik
·
Adanya kebutuhan peningkatan status jabatan
·
Peluang, karir di institusi atau perusahaan
·
Uang atau finansial
d. Penulis akan
mendapatkan Royalti
·
Diskon Pembelian Langsung dari penerbit
·
Bisa mengadakan Seminar/mengajar
