Catatan harian pengawas
Program guru penggerak merupakan salah satu program unggulan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Ristek dan Tehnologi. Salah satu kegiatan yang wajib diikuti oleh calon guru penggerak di setiap kabupaten/kota adalah kegiatan lokakarya mulai lokakarya orientasi, lokakarya 1 sampai lokakarya 7.
Hari ini , Minggu, 17 September 2023 dilaksanakan kegiatan Lokakrya 1 Guru Penggerak angkatan 9 Kabupaten Lombok Barat yang dilaksanakan di SMPN 2 Lingsar, Kec. Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Peserta lokakarya terdiri dari para CGP angkatan 8, dan 9, pengajar praktik, kepala sekolah para CGP, pengawas dan perwakilan dari cabang dinas Malomba.
Kegiatan ini didampingi oleh 15 Pengajar Praktik yang akan mendamping 66 orang guru penggerak. Pengawas dari setiap jenjang TK, SD, SMP, SMA/SMK masing-masing satu orang.
Kegiatan lokakarya ini dibagi menjadi 2 sesi yaitu pembukaan dan kegiatan klasikal. Pada sesi pembukaan kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars Lombok Barat dan Mars Guru Penggerak. Dan dirankai dengan doa yang dibawakan oleh Bapak Taupikurrahman S.Pd
Sambutan dari BGP NTB yang dalam hal ini diwakili oleh Ibu Noviani Tri Purna Hastuti S.Pd memberikan apresiasi terhadap persiapan pelaksanaan lokakarya dan memberikan penjelasan terkait dengan kegiatan Lokakarya yang akan diikuti oleh semua calon guru penggerak dari awal sampai nanti selesai mengikuti program guru penggerak.
Tema pengemangan komunitas praktisi dana CGP diharapkan mampu merancang dan membentuk komunitas praktisi yang ada di sekolah masing-masing dan dilingkungan sekitar dan guru penggerak diharapkan sebagai pemimpin pembelajaran dan bisa membangun transportasi pembelajaran di manapun. Pendidikan Guru Penggerak pada intinya adalah untuk memperbaiki pembelajaran di kelas maupun di lingkungan sekitar.
Sambutan sekaligus membuka kegiatan lokakarya 1 oleh Bapak Kabid GTK Dikbud Lobar Bapak H. Akhmad Sujai, S.Pd, M.Pd. Sambutan dimulai dengan memberikan apresiasi kepada 66 orang CGP yang dipanggil untuk mengikuti kegiatan lokakarya 1 dari angkatan 8 dan angkatan 9.
Kala mengikuti program PGP ini peserta diharapakan untuk memperbaiki niat untuk menambah ilmu pengetahuan, menambah wawasan agar tidak tertinggal dengan perkembangan zaman. Yang paling penting adalah perbaiki prilaku, sikap hingga nantinya bisa menjadi pemimpin yang didambakan oleh semua pihak.
Lombok Barat sudah menyelesaikan program guru penggerak angkatan 1, 2, 6, 7 Yang sudah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat Ada 42 orang yang berasal dari guru penggerak sudah dipromosikan menjadi kepala sekolah. Harapan ke depan seandainya ditempatkan di lokasi yang memiliki Medan yang sulit agar tidak mengeluh dan protes. Dan memegang amanat dengan sebaik-baiknya. Jangan gunakan jabatan sebagai kebanggaan dan kesempatan untuk melakukan hal yang kurang terpuji. Namun jadikan jabatan itu sebagai sebuah amanat dan melakukan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas.
Beliau juga berpesaan kepada semua peserta agar menggunakan waktu secara maksimal, datang tepat waktu sebelum kegiatan dimulai.
Sementara kegiatan klasikal di bagi menjadi 7 kelas, selama proses pembelajaran para CGP didampingi oleh dua orang pengajar praktik. Tema.
Tujuan lokakarya kali ini adalah bagaimana agar peserta dapat menjelaskan hubungan mind seet pemimpin pembelajaran, dapat menjelaskan manfaat komunitas praktisi untuk diri sendiri dan lingkungan belajar dan bagaimana nantinya guru penggerak mampu membangun komunitas oataktisi atau mampu memaksimalkan komunitas praktisi yang ada di sekolah.
Kegiatan lokakarya akan dilakukan dengan. Berbagai tehnik antara lain membuat kesepakatan kelas, diskusi kelompok dan berbagi praktik baik. Walaupun semua peserta baru bertemu untuk pertama kalinya kegiatan lokakarya 1 semua peserta tampak antusias dan menikmati semua sesi dari awal sampai akhir.



