Catatan harian pengawas
Senyum sumringah tampak dari wajah para guru penggerak angkatan 6 Kabupaten Lombok Barat. Aura kebahagiaan ini semakin lengkap karena di padu dengan baju adat yang digunakan oleh sebagian besar guru penggerak yang hadir. Kebahagiaan ini seakan mewakili rasa syukur yang tak terhingga karena hari ini Senin, 3 Juli 2023 di Aula Rinjani Hotel Jayakarta, Lombok Barat, akan di gelar Kegiatan pengukuhan dan penyerahan sertifikat kepada 64 orang Guru Penggerak Angkatan 6 Kabupaten Lombok Barat yang sudah dinyatakan lulus. Kegiatan ini mengusung tema "Serentak Bergerak Dalam Semarak Merdeka Belajar di Lombok Barat."
Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Bupati Kabupaten Lombok Barat Bapak H. Fauzan Khalid, Bapak Kepala BGP NTB Bapak Suka, Bapak Kepala Dinas Pendidikan Lombok Barat Bapak Nasrun, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bapak Aidy Furqon, Bapak Kabid GTK Dikbud Lobar Bapak H. Ahmad Sujai, Bapak Asisten, serta Dewan Pendidikan serta 16 orang pengajar praktik.
Kegiatan diawali dengan tari Pendet yang dibawakan oleh ibu Ni Wayan Suratni. Tari Pendet ini merupakan tari penyambutan selamat datang kepada para tamu undangan yang hadir.
Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indoesia Raya, Mars Lombok Barat dan Mars Guru Penggerak dengan Dirijen Ibu Halimah S. Pd salah satu guru penggerak angkatan 6.
Agar kegiatan ini dipenuhi dengan keberkahan Lantunan ayat suci Al-Qur'an terdengar merdu dan menyentuh kalbu dibacakan oleh Alfarizi Muliadi siswa SMAN 1 Narmada menambah kekhususkan acara.
Laporan ketua panitia sekaligus penyampaian program kerja oleh koordinator guru penggerak angkatan 6 Bapak Heri Setyawan S.Pd. M. Tesol. Berharap dukungan dan kerjasama dari semua pihak serta akan melakukan pertemuan rutin bulanan sekaligus melaksanakan refleksi dari setiap program.
Sebelum acara inti pengukuhan dan Serah terima sertifikat maka diawalli dengan pembacaan puisi oleh ibu Ayu Nurmalayani S.Pd sekaligus pengarang puisi Guru Penggerak. Puisi yang syarat makna ini seakan mengingatkan kita bagaimana menjadi sosok guru yang menginspirasi dan dirindukan di sekolah dan lingkungan sekitar.
Persembahan yang tak kalah menarik dari lima orang guru penggerak angkatan 6 ini adalah Kala mereka unjuk kebolehan membawakan tari kreasi wonderland Indonesia yang mengisahkan tentang keingahan Indonesia yang terdiri dari beragam kebudayaan.
Tepuk tangan menggema di ruangan sekan memberikan apresiasi dari penampilan para guru penggerak yang tak kalah dengan para remaja.
Kegiatan pun beranjak ke pembacaan Kata-kata pengukuhan oleh kepala BGP NTB Bapak Suka. Dilanjutkan dengan Pengucapan ikrar guru penggerak yang di pimpin langsung oleh koordinator angkatan 6 bapak Heri Setyawan.
Penyerahan sertifikat dan pemasangan selempang yang dilakukan oleh bapak Bupati Lombok Barat, Bapak Kepala BGP NTB, Bapak Kadis Dikbud Provinsi, Bapak Kadis Dikbud Lombok Barat dan Bapak Asisten kepada 5 orang guru penggerak yang ditunjuk untuk mewakili.
Sambutan dari bapak BGP NTB Bapak Suka memberikan apresiasi kepada 64 orang guru penggerak yang sudah menyelesaikan semua proses pendidikan selama 6 bulan dengan predikat rata-rata Amat Baik. Harapan ke depan bisa menjadi pemimpin pembelajaran dan bisa mengaplikasikan semua ilmu yang diperoleh selama mengikuti pendidikan guru penggerak.
Sambutan kedua diberikan oleh Kepala Dinas Dikbud Provinsi Bapak Aidy Furqon. Guru pengerak harus menjadi leader ship dan menguasai kompetensi personal, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial dan kompetensi profesional.
Kompetensi pedagogik diharapkan Guru penggerak harus mampu mendesain karya inovasi terkait dengan kebudayaan tidak hanya terkait dengan pendidikan, sebagai seorang pendidiknya harus memiliki fesionery dan mampu berkolaborasi dengan kabupaten lain.
Sementara di sisi lain Bapak Bupati Lombok Barat dalam arahan memberikan apresiasi kepada guru penggerak angkatan 6. Serta berbagi pengalaman bahwa Yang paling dibutuhkan oleh seorang pemimpin adalah kesabaran karena dilapangan sering dijumpai informasi yang kurang sesuai dengan kenyataan. Jadi untuk menyikapi hal tersebut dibutuhkan kecerdasan sosial, kecerdasan spiritual kecerdasan emosional. Harapan ke depan agar guru penggerak jangan sampai mengejar jabatan sebagai tolak ukur. Tidak lupa juga bapak bupati mengingatkan agar komunitas guru penggerak terus berkreasi dan berinovasi demi kemajuan pendidikan.
Kegiatan di tutup dengan Pembacaan doa yang dipimpin oleh bapak Syamsuddin S.Ag dengan harapan semoga kita semua selalu mendapat keberkahan.
Kegiatan pengukuhan diakhiri dengan Intermezo yang penuh makna yang disampaikan oleh bapak Kabid GTK Bapak H. Ahmad Suja'i M. Pd







Mantap Bunda semangat 45.
BalasHapusSelamat pak Made, sukses selalu.
BalasHapusKeren memang
BalasHapusJejak langkah tergambar dalam rangkaian kata
BalasHapus