4 TIPS JITU MEMBANGUN KOMUNIKASI DENGAN SISWA

 

Kompak

Catatan seorang guru

1. Tips pertama membangun komunikasi empati.

Saat anda berkomunikasi dengan anak didik bukan hanya sekedar menyusun kata demi kata untuk diucapkan. Tapi lebih kepada bagaimana cara seorang guru merangkai kata-katanya sehingga membuat anak didiknya bisa paham, dapat mengerti, bahasanya bisa diterima, dapat memberikan inspirasi sehingga seorang guru itu diterima dan dirindukan oleh anak didiknya.


BAGAIMANA CARANYA?

Saat berbicara gunakan  komunikasi 3V (verbal, vokal, dan visual). 

Maksudnya saat kita berbicara dengan kata-kata (verbal) kita hendaknya  menggunakan kata-kata yang mudah dipahami, kata-kata sederhana, sopan, serta bisa memberi inspirasi dan motivasi kepada anak didik.


Sedangkan komunikasi vokal dan visual merupakan bentuk komunikasi non verbal. namun kedua hal ini sangat mempengaruhi terhadap apakah anak didik kita tertarik atau tidak,  paham atau tidak terhadap materi yang kita bicarakan.


Seorang guru dalam menyampaikan materi atau apa saja kepada anak didiknya, maka dia juga harus melibatkan kekuatan non verbal dalam hal ini vokal dan visual. Kekuatan vokal dan visual harus memiliki 3 syarat yaitu harus JELAS, BULAT DAN BERJEDA.


JELAS artinya penyebutan kata demi kata harus jelas.

BULAT artinya ada penekanan pada kata-kata tertentu sehingga membuat kalimat terdengar berenergi

BERJEDA artinya jangan terlalu cepat saat mengeluarkan kata, harus ada intonasi dan jarak antara kata demi kata sehingga tidak terkesan ngebut atau terburu-buru.


Jika seorang guru saat berbicara atau menerangkan materi memiliki 3 hal di atas maka bisa dipastikan guru itu akan disenangi oleh anak didiknya karena hal itu membuat anak didik bisa cepat paham dan menimbuhkan antusias yang tinggi.


Sementara jika tidak memiliki ke 3 hal di atas, maka anak didik kita akan timbul jenuh, bosan serta materi yang disampaikan sulit dipahami.


2. Tips yang kedua adalah kekuatan bahasa tubuh.

Kekuatan bahasa tubuh yang ditunjukkan oleh seorang guru akan sangat mempengaruhi frekuensi kondisi anak didik dalam menerima materi yang diberikan oleh seorang guru.


BAGAIMANA CARANYA.

a. Sebagai seorang guru anda harus terlebih dahulu membebaskan masalah anda. Lepaskan di luar kelas karena anak didik anda tidak layak menerima masalah yang bukan menjadi masalahnya.

b. Berikan mereka senyuman terbaik anda, sampai hati anda pun ikut tersenyum.

c. Tatap anak didik anda dengan tatapan penuh cinta. Tegur dengan salam, senyum dan sapa.

d. Bahasa tubuh anda harus rileks, berdiri tegak, tunjukkan kecerian diantara mereka. Tangan dan kaki anda bergerak mengikuti irama suara anda.

e. Yang terpenting dari semua itu adalah keikhlasan anda dalam mengajar, mendidik dan mendampingi anak didik anak dalam menapaki masa depan serta meraih cita-cita mereka.


3. Tips yang ketiga adalah lakukan komunikasi cinta.

Komunikasi cinta adalah bahasa yang anda gunakan untuk menunjukkan seberapa besar anda mencintai pekerjaan anda, seberapa besar anda ingin mengabdi serta seberapa besar anda bisa berkontribusi kepada anak didik anda. Sehingga dikemudian hari mereka akan bisa menjadi seseorang yang berguna di masa depan.


Andalah kurikulum sesungguhnya, andalah yang punya wewenang penuh mengelola kelas anda sendiri. Tidak akan ada seorang siswa pun yang mencintai gurunya jika guru tersebut tidak mencintai profesinya. Karena jika seorang guru tidak mencintai profesinya maka dia akan mengajar dan mendidik siswanya dengan rasa terpaksa.


Komunikasi cinta dimulai dari diri anda maksudnya jika anda mencintai profesi anda maka anda akan dicintai oleh anak didik anda. Jika anda mencintai pendidik sebagai bagian dari pilihan hidup anda maka betapa bahagianya anak didik yang anda bimbing.


Ada empat macam tingkatan guru yaitu:

1. Guru yang memiliki kemampuan mengajar

2. Guru yang memiliki kemampuan mendidik

3. Guru yang memiliki kemampuan menginspirasi

4. Guru yang memiliki kemampuan diri menggerakkan.


4. Tips yang keempat adalah jangan lupa melakukan komunikasi spiritual.

Berikanlah bahasa atau komunikasi terbaik bagi anak didik anda karena itu akan merupakan investasi akherat anda di kemudian hari. Komunikasi yang baik akan membawa efek luar biasa bagi pertumbuhan, perkembangan anak didik anda di masa depan. 


Berhati-hatilah dengan bahasa yang anda pakai saat berbicara dengan anak didik anda karena hal itu merupakan proposal kepada anak didik anda, apakah anda termasuk oleh yang disenangi atau malah di benci karena bahasa yang anda gunakan menggambarkan siapa diri anda sebenarnya.


Jika kita memberi sesuatu secara ikhlas, maka kita akan mendapat sesuatu yang lebih banyak dari apa yang kita berikan. Begitupun dengan bahasa yang kita keluarkan, maka akan selalu diingat sampai kapanpun.

BACA JUGA

Cara melatih kecerdasan naturalis

Cara melatih kecerdasan logis matematis

Cara melatih kecerdasan linguistik


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama