Malam ini saya mau menulis apa yaaa?Beberapa kali ku coba membuka note yang ada di ponsel. Tempat yang selalu menemaniku mencurahkan semua pikiran. Tapi ide menulis tak kutemukan juga.
Jemariku beberapa kali mencoba menyusun kalimat, namun sepertinya batinku menolak untuk menulis hal tersebut.
Kembali ku hapus deretan kalimat yang sudah tersusun rapi. Dan digantikan dengan tema yang lain.
Satu baris, dua baris, tiga baris sudah menjadi satu alinea. Namun sama nasibnya dengan kalimat sebelumnya.
"Kok Ndak sereg ya menulis tentang ini." Rasa inilah yang membuat kalimat tersebut akhirnya terhapus juga.
Jadi bingung mau menulis apa?
Apa ini efek dari link rapot yang tidak bisa kubuka yaa. Link rapot yang malam ini error' membuatku ikut-ikutan error juga. 😇😇😇😓😓😱😱
Semoga error' ini tidak bertahan lama. Atau mungkin ini efek yang kudapatkan saat membaca aturan libur yang Ndak karuan. Hingga sekolah mengambil kebijakan yang juga membingungkan dan membuat mata melongo.🙄🙄🙄
Selama saya jadi guru, baru kali ini siswa semester borongan. Mengapa saya menyebutnya borongan. Karena dalam sejarah, kejadian seperti ini baru kali ini saya temukan. Dalam sehari siswa harus menyelesaikan 5 mata pelajaran. Apa itu tidak kebangetan namanya.
Tapi mau apa lagi. Dalam kondisi apapun harus tetap bisa disiasati agar semuanya bisa berjalan sesuai aturan terbaru. Semoga ini tidak menjadikan para siswa semakin setengah hati untuk belajar.
Atau malah membuat mereka ogah untuk membuka buku pelajaran karena ada cara instan untuk mendapatkan nilai bagus dengan cara bertanya pada Mbah Google.
Tak terasa curhatan ini pun bisa menjadi ide menulis dan menjadi satu rangkaian cerita. Selamat mencoba bagi yang sempat membaca.
Ternyata kebingungan ini juga bisa jadi bahan tulisan.
Taraaaa..... jadi DECH satu artikel walau tadi bingung mau nulis apa.
inspirasi datang dalam situasi bingung, saya berkali-kali menulis tanpa ide seperti itu. Selamat
BalasHapus