Aji Mumpung...



Membuka branda face book terpasang wajah dua orang teman yang kerjaannya setiap ba'da subuh selalu mengukur jalan di Malang. Entah apa yang mereka buru? Apa karena tidak ada kerjaan? Atau karena tidak ada kendaraan? Makanya bela-belain pakai DR sebelas keliling di sekitaran Malang.


Begitu pun dengan hari ini, walau sudah masuk hari keempat hobby mereka semakin menjadi-jadi. Ndak peduli banyak tugas, hari masih gelap. Mau kesasar, mau salah jalan cuek aja. Yang penting bisa working-working, biasa aji mumpung. Kapan lagi sampai di sini! Kurang lebih seperti itu yang sedang bermain di lubuk hati dan pikiran mereka. Maaf ya freands sekedar tebakku doang. 😀😀😀 Semoga meleset.



Tidak puas mengukur jalanan malang pagi hari. Eee malamnya juga berburu oleh-oleh. Ndak tanggung-tanggung. Oleh-oleh dua dus dan dua plastik akhirnya berpindah tempat dari lancar jaya ke hotel Savana. Kereeeen kan. 

"Biasa bunda untuk yang di rumah, biar senyumnya pada lebar." Kurang lebih lebih seperti itu jawaban mereka saat dikomentari barang bawaan. 

"Ini baru untuk keluarga, belum ada untuk teman sekolah?" Timpal satunya lagi.

Aduh.... Emang kesini mau belajar atau mau belanja? Lagi-lagi keluar jurus Aji Mumpung. 

Capeeek DECH....


Tapi jujur aku dan kedua senior yang mendampingi mereka, merasa sangat senang dan bangga berkenalan dan menjadi salah satu episode hidup mereka. Menjadi bagian cerita indah mereka dan suatu saat nanti semuanya akan menjadi kisah indah bagi anak cucu mereka kelak.

#efisodegurupenggeraklobar#




5 Komentar

  1. Semua hal....bebas berekspresi dengan semesta......luar biasa👍👍

    BalasHapus
  2. 😁😁😁 kisah ini akan terukir manis di senyum Mbah Google...🤣🤣🤣
    Thanks kakak kakak manis yang gak bisa sepi sepi di ruangan dan mas kabyan selamat bermalam madu...

    BalasHapus
  3. A moment tidak akan terulang sama

    BalasHapus
Posting Komentar
Lebih baru Lebih lama