Teacher go-blog



Saat membaca judul di atas, mungkin diantara pembaca ada yang mengartikan "guru goblog." Bagi pembaca yang membaca seperti itu, bisa jadi langsung mengasumsikan bahwa saya menjelek-jelekkan tugas  guru yang sudah menjadi profesi saya lebih dari dua puluh tahun. 


Namun bukan itu maksud saya, silahkan dibaca sampai habis, agar para pembaca tidak gagal paham.

Saya menulis judul "teacher go-blog," ini menggunakan spasi pada kata go dan blog.  Itu menandakan bahwa kata tersebut terdiri dari dua kata yaitu go dan blog. Dimana go sendiri berarti berjalan, berproses, sementara kata blog lebih kepada sebuah media yang bisa dijadikan sebagai bank tulisan atau media untuk mempromosikan karya tulis kita.


Saya membuat tulisan ini didorong atas keinginan untuk mengajak bapak/ibu guru menggunakan blog sebagai salah satu media mengajar. 


Mengapa blog?

Ada banyak keuntungan yang bisa bapak/ibu dapatkan dengan memiliki blog diantaranya

1. Bapak/ibu bisa melatih dan mengasah diri untuk belajar menulis, tanpa takut salah dan jadi bahan tertawaan.

Setiap orang pasti memiliki kemampuan menulis, namun banyak dari bapak/ibu tidak percaya diri atau merasa tidak punya bakat menulis. Hal ini disebabkan karena bapak/ibu guru belum nyakin dan takut mencoba sehingga membayangkan hal yang belum tentu tetjadi. Seperti tulisan saya nanti diolok, ditertawakan dan sebagainya. 


2. Bapak/ibu bisa menulis materi pelajaran. Sekali menulis di blog dan materi tersebut bisa dipakai berkali-kali. Artinya kita tidak perlu menuliskannya berulang-ulang. Bapak/ibu cukup mengirim link tulisan kepada para siswa. Atau langsung menampilkan tulisan tersebut menggunakan LCD.


3. Tulisan yang sudah di buat di blog bapak/ibu, tidak akan hilang, selama bapak/ibu ingat nama blognya sendiri.


4. Jika sering melatih diri menulis di blog, maka tulisan bapak/ibu bisa dijadikan satu buku dan menjadi karya bapak/ibu sendiri.


5. Bapak/ibu bisa mendapatkan uang dari hasil menulis di blog.


6. Blog bisa kita jadikan media untuk mensosialisasikan suatu hal kepada orang lain. Jika bapak/ibu termasuk orang yang suka malu menyampaikan unek-unek terhadap suatu hal, maka bisa disampaikan melalui blog dengan menggunakan bahasa dan kalimat yang bisa kita tentukan sendiri.


7. Blog juga bisa dijadikan sebagai media berbagi kepada orang lain.


8. Melalui blog, bapak/ibu guru bisa lebih gampang mendesain Pembelajaran Berdeferensiasi. Dimana dalam pembelajaran Berdeferensiasi, guru dituntut untuk mendesain pembelajaran sesuai dengan gaya belajar para siswa. 

Contohnya : Saat seorang guru ingin menyampaikan materi tentang "Bagaimana cara perkembangbiakan hewan vertebrata." Materi tersebut bisa dituliskan dalam bentuk dokumen di blog (Materi tertulis ini diperuntukkan untuk siswa yang memiliki gaya belajar Visual).

Selanjutnya dibagikan tengah atau bawah materi yang berupa tulisan, bisa diselipkan rekaman suara bapak/ibu guru yang menjelaskan isi materi menggunakan suara ( tehnik ini diperuntukkan untuk siswa yang memiliki gaya belajar Audiovisual).


Yang terakhir dalam tulisan tersebut juga bisa diselipkan video cara perkembangbiakan hewan vertebrata ( video ini diperuntukkan untuk siswa yang memiliki gaya belajar Kinestetik dan visual).


Inilah yang saya maksudkan dengan teacher go-blog, semoga bapak/ibu bisa menjadi bagian dari guru blogger. Selamat mencoba dan berkreasi. 




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama