Makna Dibalik Bertemu Orang Nomer Satu


Matahari masih enggan menampakkan diri saat saya dan seorang teman memasuki area parkir Dinak Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat.  Bukan tanpa alasan hari ini saya kembali menyambangi kantor instansiku selama menjadi pendidik. 


Hari ini saya bersama tiga orang Calon Guru Penggerak (CGP) yaitu Pak Sudomo dan Pak Sahman bersama dua orang Pendamping Praktik (PP) yaitu pak Nahar dan pak Abdurrahman Jaelani. Kami berlima akan menemui Bapak Kadis Dikbud Lombok Barat serta Bapak Bupati Lombok Barat. Maksud dari kedatangan kami adalah ingin mensosialisasikan kegiatan Lobar Menulis yang digagas oleh beberapa CGP. Kegiatan Lobar menulis ini merupakan bukti aksi nyata CGP Lombok Barat atas keseriusannya untuk memulai mengajak para rekan guru membumikan literasi khususnya di Gumi patut patuh patju. Diawali dengan penyusunan buku Antologi. 


Sebelum menemui Bapak Bupati, kami terlebih dahulu menemui Bapak Kadis Dikbud Lobar H. Nasrun, S.Pd. M.M untuk menyampaikan program tersebut. Beliau memberikan apresiasi atas upaya CGP Lobar untuk membumikan budaya literasi di Gumi Patut Patuh Patju ini. Sebagai cinderamata untuk beliau, saya pun menyerahkan dua buah buku yang sempat saya tulis dan pak Sudomo memberikan satu buku karyanya sendiri. 


Matahari beranjak siang, saat bapak Kepala Dinas mengajak kami untuk menemui Bapak Bupati H. Fauzan Khalid di Kantor Bupati Lombok Barat. Suasana sejuk sudah terasa begitu kami menjajakkan kaki di gedung yang bernuansa putih bersih. 


Ruang tunggu yang dilengkapi dengan sofa dan meja berukuran jumbo serta pendingin ruangan membuat tamu yang berkunjung seakan enggan untuk meninggalkan lokasi tersebut, ditambah sambutan hangat dari pegawai yang ada disana menambah suasana semakin nyaman. Tembok ruangan dipenuhi dengan piagam penghargaan berjejer rapi.  Majalah Humas Lobar tersusun rapi di atas meja, bahan bacaan yang bisa dinikmati oleh tamu yang datang. 


Pucuk dicinta ulam pun tiba, sekitar tiga puluh menit berlalu, akhirnya Bapak Bupati ditemani oleh Sang Ajudan datang juga, setelah beliau selesai mengisi kegiatan di Senggigi. Tidak hanya kami yang ada disana,  hadir juga Kepala LPMP NTB, Utusan dari PAUDNI NTB. 

Setelah Bapak Kadis Dikbud H. Nasrun, S.Pd, M.M memberikan pengantar seadanya, kemudian dilanjutkan oleh Bapak Bupati memberikan pengarahan. Dalam pengarahannya beliau mengingatkan bahwa "Tugas guru tidak hanya transper ilmu tapi juga sebagai pembimbing dan penuntun bagi siswa sehingga bisa memberikan motivasi dan bekal hidup bagi siswa agar bisa mandiri di kemudian hari."

Beliau juga menambahkan bahwa sebelum Pandemi pemerintah Kabupaten Lombok Barat melaksanakan kegiatan autbound antar para guru. Kegiatan ini merupakan ajang silaturrahmi dan berbagi informasi, berbagi pengalaman, antara guru yang satu dengan guru yang lain. Disamping itu tecipta keakraban antara guru dan pemerintah. Namun selama masa pandemi program ini tertunda untuk beberapa waktu. 


Beliau berharap ke depan semakin banyak guru yang mengikuti program guru penggerak dan khusus untuk sekolah diharapkan sebanyak-banyak untuk mendaftarkan diri sebagai sekolah penggerak. Kami dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat sangat mendukung kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendidik sebagai garda terdepan untuk mencerdaskan generasi bangsa. 


Tanggapan Bapak Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid merupakan angin segar bagi kita khususnya guru agar tetap memasang niat yang tulus ikhlas karena sesuai pesan salah satu ulama ternama KH. Maimun Zubair. Beliau mengatakan:


"Yang paling hebat dari seorang guru adalah MENDIDIK, dan rekreasi yang paling indah adalah MENGAJAR. Ketika melihat murid-murid yang menjengkelkan dan melelahkan tekadang hati teruji KESABARANNYA. Namun hadirkanlah gambaran bahwa satu diantara  mereka kelak akan MENARIK TANGAN KITA KE SURGA." 


Kalimat di atas sederhana namun syarat makna. Jadikan itu menjadi motivasi instrinsik bagi kita agar menjadi pendidik yang berguna, bermanka dan bermanfaat. Semoga tulisan singkat ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua.


1 Komentar

Posting Komentar
Lebih baru Lebih lama