Indahnya Silaturrahmi

 


Saat para guru sedang asyik bercengkrama dengan laptop masing-masing sambil terdengar sahut-sahutan dari beberapa rekan guru sesama tim pengoreksi  ujian sekolah, saat melakukan pengentrian jawaban siswa ke dalam aplikasi yang sudah disiapkan, tanpa disadari  rombongan beberapa orang membawa plastik yang berisi nasi kotak lengkap dengan kue kotak tiba-tiba masuk ke ruang TIK. 


Semua mata mengarah kepada seorang lelaki paruh baya ditemani lelaki tiga puluh tahun dan seorang pemuda dengan dua orang anak-anak. Dengan pandangan yang masih menyisakan tanda tanya dari para guru membuat salah seorang dari tiga lelaki tersebut langsung menyapa

" Assalamualikum bapak/ibu guru, kami ini keluarga almarhum Pak Pujianto. Maaf kami kemari tanpa memberitahukan terlebih dahulu. Kami hanya ini bersilaturrahmi untuk mengenang satu tahun meninggalnya beliau. Untuk itu kami dari keluarga dengan kerendahan hati memohon doa semoga almarhum diampuni dosa dan kesalahannya serta diberikan tempat terbaik di sisi-Nya."


Tampak semua guru mengangguk sebagai bentuk hilangnya rasa penasaran terhadap ketiga lelaki tersebut. Malah kebingungan digantikan dengan decak kagum dari beberapa teman guru

"Luar biasa, ternyata walau sudah satu tahun namun keluarga besar pak Pujianto masih mengingat teman-teman almarhum,"

Mereka pun dipersilahkan duduk sambil meminta para guru berkumpul di satu tempat untuk sekedar memberikan doa kepada almarhum sebagai bentuk persaudaraan yang sudah terikat sejak almarhum masih hidup.


Setelah semua guru berkumpul di ruang TIK Pak Hasan memberikan pengarahan dan dilanjutkan dengan pembacaan zikir dan doa yang di pimpin oleh Pak guru H. Zaenullah. Terdengar isak tangis dari Pak H. Zaenullah saat meantunkan doa kepada almarhum dan kepada Ibu Dini yang saat ini masih terbaring sakit, membuat beberapa teman guru ikut terhanyut sehingga membuat suasana sempat dihiasi kesedihan. 


Kami ucapkan terima kasih kepada keluarga besar Pak Pujianto semoga ikatan silaturrahmi ini tetap terjaga sampai nanti.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama