BAGAIMANA TRIK MEMASARKAN BUKU DARI SEORANG AHLI?


Pada Hari Senin, 8 Februari 2021 pukul 19.00-21.00.  Saya dan ratusan teman yang ada di seluruh Nusantara akan kembali menerima materi yang ke 16 di kelas menulis PGRI gelombang 17. Sebelum pemaparan materi, Om Jay selalu menyapa semua peserta dengan bahasa yang ramah.   Malam ini sebagai moderator adalah Bu Aam Nurhasanah dengan suaranya yang renyah, sementara materi akan disampaikan oleh narasumber yang selama 17 tahun bergelut dengan penerbitan. Materi malam ini terkait tema "Bagaimana trik memasarkan buku" yang akan disampaikan oleh Pak Agustinus Subardana, beliau merupakan direktur pemasaran di penerbit Andi.


Pemaparan materi beliau awali dengan membagi informasi tentang bagaimana industri buku secara global mengalami pertumbuhan pada masa pandemi sekarang ini. 


Merujuk laporan Nielsen BookScan ICM penjualan buku di pasar global sampai akhir bulan Juli 2020 (YTD) mengalami pertumbuhan yang signifikan. Genre buku yang mengalami peningkatan adalah "Foot  & Drink" yang pertumbuhanna mengalami kenaikan sampai 33% atau menjadi 2,8 juta Euro, genre fiksi naik 9% atau menjadi 7,1 juta Euro, genre Leisure & life style tumbuh 37% menjadi 1,4 juta Euro


Pemaparan dari Bu Rosidayati Rozalina, Ketua Umum Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) setidaknya menjadi gambaran kondisi industri penerbitan di Indonesia yang mengalami penurunan drastis mencapai 50% dan 62% penerbit hanya sanggupenggaji karyawannya selama tiga bulan, hanya 5% yang sanggup bertahan sampai satu tahun. Hal ini disebabkan karena tidak adanya pengadaan buku dari dinas karena semua sekolah lebih banyak melakukan pembelajaran dari rumah dan dampak dari banyaknya toko buku yang tutup. Pernyataan beliau ini dikutip dari situs resmi www.ikapi.org, 

.

Namun nasib baik masih berpihak kepada beberapa penerbit yang mengalami pertumbuhan yang signifikan salah satunya adalah Penerbit Andi Offset masih bisa bertahan dan bertumbuh. Hal ini dibuktikan dengan tahun 2021 ini Penerbit Andi justru akan semakin melebarkan sayapnya dengan membuka cabang representative (Stokis)  sebanyak 120 titik di kota & kabupaten di indonesia.


Di masa sekarang ini agar industri buku bisa meningkatkan hasil penjualan maka dibutuhkan strategi pemasaran buku. Penerbit Andi Offset sendiri menggunakan tiga strategi yaitu:

1. Pemasaran dengan serangan udara (online), promosi secara proaktif dilakukan dengan memanfaatkan website, media sosial dengan tehnik:

a. Menyebarkan informasi produk secara masif

b. Mendapatkan konsumen baru serta tetap mempertahankan konsumen lama

c. Menjaga kestabilan penjualan disaat kondisi pasar lesu

d. Membentuk branding dibenak konsumen


2. Pemasaran dengan serangan darat (offline) dengan cara membuka cabang penjualan dibeberapa daerah setelah melakukan pemetaan wilayah, toko buku, pemetaan jenis katagori buku yang kan diterbitkan sesuai kebutuhan pasar, serta melakukan even-even secara aktif seperti seminar, workshop, pameran buku.


3. Pemasaran buku menggunakan tehnik Directselling, maksudnya pemasaran buku dengan berdasarkan katagori buku yang diterbitkan dengan tetap memperhatikan target pasar yang terdiri dari: 

1. Buku pendidikan ( mata pelajaran utama dan  buku pendamping dari jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK

2. Buku teks perguruan tinggi untuk semua mata kuliah

3. Buku referensi untuk jenjang pendidikan maupun umum.


Pemasaran buku menggunakan tehnik directselling dengan memakai terobosan tenaga penjual (Sales)


Cara yang bisa digunakan untuk mengetahui tema yang update, agar buku yang kita tulis laku di pasaran bisa memanfaatkan aplikasi google trand. Dengan aplikasi ini kita bisa mengetahui informasi yang berkembang saat ini.


Kendala penjualan secara online yang sring ditemui adalah gangguan jaringan internet, kurang lengkapnya alamat yang diberikan oleh pembeli,  serta jenis pengiringan yang digunakan apakah menggunakan reguler atau kilat karena akan mempengaruhi waktu barang sampai di tujuan.


Strategi jitu yang bisa digunakan agar buku yang kita terbitkan dapat terjual laris di pasaran adalah dengan cara:

a. Posting di blog Yang anda miliki, 

b. Up load juga di good read untuk mengetahui reting suatu buku. 

c. Kerjasama dengan blok blogger, ini bisa dilakukan secara gratis.

d. Bekerjasama juga dengan bookstagram

e. Bekerjasama juga dengan reseller buku

f. Beriklan juga di Facebook, IG

g. Gunakan juga Give a Way dengan cara memberikan buku gratis kepada orang yang beruntung dari kegiatan yang kita buat misalnya membuat lomba menulis cerpen.

h. Diposting juga di komunitas yang kita miliki.

i. Hendaknya membuat judul dan cover buku yang menarik dan unik.

j. Susunlah buku yang berisi tentang suatu hal yang sedang digandrungi saat ini. Contohnya saat pandemi sekarang ini buku yang sedang laris adalah buku tentang tanaman dan masak-masakan.


Demikian isi pemaparan materi yang disampaikan oleh Pak Agus di panggilan akrab beliau, selaku Direktur Pemasaran Buku di Penerbit Andi. Untuk lebih jelasnya tentang penerbit Andi secara lebih komplek bisa berkunjung ke literasi kangagus.blogspot.com

Pemaparan materi oleh kang Agus ditutup dengan menyampaikan kata mutiara dari beliau yang berisi "Jangan pernah ragu meniru penulis lain, setiap seniman yang tengah mengasah keterampilannya membutuhkan model. Pada akhirnya anda akan menemukan gaya sendiri dan menanggalkan kulit penulis yang Anda tiru".


Semoga ilmu yang kita peroleh malam ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat.

5 Komentar

  1. resume yang lengkap, runtut dan enak dibaca
    semangat berkarya, semangat menginspirasi

    BalasHapus
  2. Aamiin, semoga ilmu yang kita dapat dan berkah

    BalasHapus
  3. keren punya tulisannya bu siip moga sukses selalu

    BalasHapus
  4. Mantap bin keren tulisan. Enak dibacanya dan menginspirasi. Selamat berkarya dan tetap semangat. Good job.

    BalasHapus
  5. Masyaallah... mantap dan keren selalu Bu. Semangat dan karya yang luar biasa. Sangat menginspirasi.

    BalasHapus
Posting Komentar
Lebih baru Lebih lama