Kamis. 4 Februari 2021
Penulis : Siti Marwanah, S.Pd
Seorang penulis yang baik, sebagaimana sebuah tulisan yang baik tidak muncul begitu saja, ada proses yang dialami, persiapan yang dilakukan dan pembelajaran yang berlangsung terus menerus sehingga seseorang bisa di sebut penulis yang mampu menghasilkan karya bermutu. Di bawah ini saya akan memaparkan modal apa saya yang harus dimiliki oleh seseoarang yang ingin menjadi penulis.
TEKAD YANG KUAT BUKAN BAKAT
Mengapa tekad itu
penting dibandingkan bakat?
Tidak jarang kita mendengar kalimat"saya tidak bisa menulis
karena saya tidak punya bakat menulis"
Alasan itu sah-sah saja kita lontarkan, tapi sebenarnya "bakat"
bukan menjadi modal dasar sebagai penulis. Banyak orang yang memiliki bakat
menulis juga tidak bisa menghasilkan karya tulis. Dan tidak jarang kita temukan
orang yang tidak memiliki bakat tapi menghasilkan banyak karya tulis.
MENGAPA HAL ITU BISA TERJADI?
Karena yang menjadi modal utama agar bisa menjadi penulis adalah
"TEKAD DAN KEMAUAN".
Percuma kita memiliki bakat, kalau tidak di
asah, pasti tumpul. Ibarat pisau kalau tidak pernah dipakai, maka ia akan berkarat
dan tumpul. Anda memiliki bakat, tapi anda tidak punya tekad untuk menghasilkan
karya. Sampai kapanpun bakat itu tidak ada gunanya.
Berbeda sekali dengan orang yang memiliki tekad untuk menghasilkan
karya. Walaupun dia tidak punya bakat, tapi punya tekad serta kemauan, maka
tekad dan kemauan itulah yang mendorong dia untuk melakukan kegiatan menulis
yang pada akhirnya akan menjadi sebuah karya.
Melakukan itu merupakan kata kerja, artinya
jika orang memiliki tekad dan kemauan maka akan bisa dibuktikan dengan anda
langsung action untuk melakukan hal tersebut. Berbeda dengan bakat dan mood,
karena dua kata ini tidak menunjukkan kata kerja, tapi lebih kepada perasaan
sehingga tidak bisa dilihat dengan mata.
Bisakah anda bayangkan dan sebutkan ciri-ciri
bakat itu seperti apa? Apakah dia seorang wanita dengan rambut panjang,
berkulit putih dengan senyum yang manis ataukah sebaliknya. Pasti anda akan
bingung menjelaskan.
Tapi saat ada orang bertanya tentang sebutkan
ciri-ciri tekad dan kemauan, maka saya yakin anda akan bisa menjelaskan. Setidaknya
anda menjabarkan dengan kegiatan yang dia lakukan dan bisa anda lihat. Bisa
saja anda mengatakan, saya sering melihat dia menulis dan memposting tulisannya
di medsos, hp menjadi bukunya setiap waktu. Saat menemukan ide atau hal
inspiratif langsung di tulis.
Ini dulu yang bisa saya tulis, insyaallah pada
tulisan berikutnya saya akan membahas modal untuk menjadi seorang penulis.
