Minggu, 7 Februari 2021
Penulis : Siti Marwanah
HAMBATAN MEMULAI MENULIS DAN
SOLUSINYA (Part 1)
Komunikasi
merupakan akrifitas manusia yang sangat penting dalam menyampaikan ide,
gagasan, pendapat kepada orang lain baik secara lisan maupun tertulis.
Komunikasi yang berupa lisan cenderung lebih mudah dilaksanakan daripada dilakukan
secara tertulis. Komunikasi tertulis ini dapat berupa artikel, memo, majalah,
koran, buku dan lain sebagainya
Hampir
semua orang bisa menyampaikan ide, gagasan, keinginannya secara lisan, namun tidak
semua orang bisa menyampaikannya dalam bentuk Tulisan. Hal ini disebabkan oleh
beberapa hambatan. Di bawah ini merupakan beberapa alasan yang sering
dilontarkan seseorang saat diajak menulis
TERLALU BANYAK ALASAN
Alasan yang disampaikan seolah
menjadi pembenaran bagi seseorang yang tidak mau belajar menulis. Ada beberapa
alasan yang sering dilontarkan oleh orang yang malas menulis diantaranya di
bawah ini:
·
Saya belum sempat menulis karena saat ini saya
terlalu sibuk, banyak sekali pekerjaan yang harus saya selesaikan, saya tidak
punya waktu,
·
Saya bingung cara menuangkannya ke dalam tulisan
padahal banyak sekali ide dalam kepala saya tapi saya tidak tahu harus menulis
dari mana?.
·
Saya tidak tahu mau menulis apa dan dari mana
saya memulai.
·
Saya tidak bisa menulis dan tidak punya bakat
dalam menulis
Pada bagian
selanjutnya penulis akan memberikan informasi bagaimana memberikan motivasi
jika mendengar kalimat seperti di atas.
Ø TERLALU TAKUT DENGAN KRITIKAN
Jika kegiatan menulis itu kita niatkan untuk menyenangkan semua
orang, maka hal itu sangat mustahil bisa kita lakukan. Karena setiap manusia itu
memiliki karakter dan kesukaan yang berbeda satu sama lain. Itulah
sebabnya manusia itu dikatakan unik. Walaupun berasal dari satu sel, tapi wajah
boleh sama, namun kebiasaan, hobby, kesukaan pasti berbeda.
Kita tidak bisa melarang orang lain berkomentar atau menilai kita positif
atau negatif. Mereka memiliki barometer penilaian sendiri terhadap kita, terhadap
pribadi kita, terhadap tulisan kita sekali pun. Untuk itu jangan terlalu
menghiraukan jika ada beberapa orang yang mengejek, mengolok, menghina atau
berbicara negatif. Itu hak mereka sepenuhnya. Tetaplah jadi diri sendiri.
Tebarka kebaikan. Baik dengan ucapan, prilaku maupun melalui tulisan
Saat menulis tidak perlu fokus dengan komentar dan penilaian orang. Yang
paling penting dan utama adalah isi tulisan merupakan sesuatu yang bermanfaat
dan bisa membawa perubahan pada orang lain.
Ø TERLALU BERHARAP KOMENTAR POSITIF
Mengapa kita tidak PD alias percaya diri
memposting tulisan yang sudah kita buat di media sosial yang kita miliki. Hal ini
disebabkan oleh beberapa hal yaitu:
1.
Kita masih mengharapkan komentar dan like dari orang
yang membaca tulisan yang kita buat
Kalau hal itu yang menjadi tujuan kita
menulis saya nyakin, saat tulisan kita tidak dikomentari bagus dan di-like oleh
orang lain maka saya pastikan kita akan berhenti menulis.
Berbeda kalau niat kita menulis untuk
berbagi pengalaman, ilmu atau melatih diri agar terbiasa menulis, maka kita
tidak akan begitu memperdulikan hal itu, kita akan terus menulis dan membuat
karya.
2.
Kita tidak mau tulisan yang sudah kita buat susah payah
di kritik jelek oleh orang lain. Karena terlalu
berharap tulisan kita dianggap bagus oleh orang lain.
Bagus tidaknya sesuatu itu relatif. Bagus
menurut kita belum tentu bagus menurut orang lain, begitupun sebaliknya.
Saya ibaratkan dengan baju yang kita
gunakan. Mungkin bagi anda lebih nyaman dan lebih PD menggunakan baju dengan
model sederhana walaupun tidak terlalu mahal. Tapi bagi orang yang memiliki
selera tinggi atau high clas misalnya baju anda tidak disukai oleh orang
tersebut karena perbedaan dari gaya atau stile yang membuatnya nyaman.
Begitupun dengan menulis. Mungkin ada
orang yang senang membaca tulisan dengan bahasa sederhana dan simpel tapi ada
juga orang senang membaca dengan kalimat yang resmi atau bahasa yang lumayan tinggi
kosa katanya
Mengapa hal ini bisa berbeda karena masing-mading
kita memiliki cara pandang yang berbeda tentang Bagus tidaknya sesuatu.
Jadi mengapa kita harus risau dengan
kritikan yang diberikan oleh orang yang membaca. Kita harus nyakin ratusan
bahkan ribuan orang membaca tulisan yang kita buat dan pasti diantara mereka ada
yang menyenangi bahasa yang kita gunakan dalam menulis.

Betul bu, tetap menulis, kritikan justru sangt berharga untuk peningkatan diri, pujian juga sama berharganya untuk motivasi diri. Tetapi bila tak ada komentar mungkin tulisan kita blm menarik hehe.. atau org lain sedang sibuk...
BalasHapusTerimakasih untuk tulisannya.
BalasHapusBermanfaat dan mengingatkan.