MOTIVASI DIRI UNTUK MULAI MENULIS

 Memotivasi diri mulai menulis.


Rata-rata umur manusia adalah 55-70 tahun. Setelah kita meninggal sehari dua hari, seminggu dua Minggu, sebulan dua bulan kita masih diingat oleh keluarga, kerabat.


Waktu terus berlalu nama kita akan ikut terkubur bersama jasad kita sementara kita ingin selalu diingat sepanjang masa.

Pertanyaannya adalah mengapa orang-orang zaman dulu masih diingat sampai sekarang walaupun dia sudah meninggal berabad-abad yang lalu seperti Imam Syafi'i, Imam Bukhari, Imam Hanafi dan lain sebaginya.


MENULIS. Itu JAWABANNYA.

Mereka mengikat ilmu yang mereka pelajari dengan cara menulis.mereka menuangkan ilmu mereka kedalam karya-karya mereka sehingga masih bisa kita baca sampai saat ini. Kita mengenal mereka melalui kitab-kitab yang mereka tulis. Seandainya dulu mereka tidak menulis, saya yakin kita tidak akan pernah mengingat mereka sampai saat ini.

Memang kita tidak bertatap muka dengan beliau, tapi bisa kita melihat beliau dengan karya yang ditinggalkannya.


BAGAIMANA DENGAN KITA?.

Bandingkan dengan diri kita sendiri.

Kita ingin dikenal sepanjang masa, tapi kita tidak pernah berusaha untuk menghasilkan sesuatu yang membuat kita dikenal oleh generasi mendatang. 


MENGAPA BISA BEGITU?

Karena kita tidak pernah mau berusaha. Kita terlalu banyak mengeluh. Kita terlalu banyak alasan, yang membuat kita tidak pernah bisa menulis satu kalimat pun.


COBA ANDA BAYANGKAN!

Kita sekolah mulai dari umur 6 tahun, SD kita tempuh selama 6 tahun, SMP/MTs selama 3 tahun, SMA selama 3 tahun, perguruan tinggi 3-5 tahunbahkan ada yang masuk paud umur 4 tahun. Artinya kita menuntut ilmu hampir 17 tahun. Tapi mengapa kita tidak bisa punya karya.


JAWABANNYS karena ilmu yang kita peroleh tidak kita ikat. CARA MENGIKAT ILMU biar tidak hilang adalah dengan MENULISKANNYA.


Saat kita sekolah, kita sempat menulis ilmu itu di buku. Tapi seiring berjalannya waktu saat kita selesai ulangan dan diberikan buku rapot. Kita menganggap ilmu itu sudah tidak perlu lagi, kemudian ilmu itu akan kita jual kiloan kepada pengumpul rongsokan. Seolah-olah ilmu yang kita peroleh dengan susah payah hanya dihargakan 1 kg Rp 3000.


Zaman sekarang tehnologi sudah berkembang pesat, ilmu yang kita pelajari akan lebih mudah kita dapatkan lewat hp, internet. 

Mulailah menata diri dan memotivasi diri untuk menghasilkan karya tulis agar kita bisa dikenang lewat tulisan.


Boleh saja ilmu yang kita tulis dibuku, kita jual kepada pengumpul rongsokan secara kiloan, tapi usahakan ilmu itu sudah disalin ke laptop atau ke hp anda dan usahan di posting di media sosial yang anda miliki.


Suatu saat nanti saat tulisan anda sudah banyak dimedia sosial, maka anda akan bisa terbitkan menjadi buku karya anda sendiri dan akan terpajang di rak perpustakaan, baik perpustakaan rumah, sekolah atau toko buku.


Tidak ada sesuatu yang tidak mungkin jika kita mau berusaha dan berikhtiar. 


SELAMAT MENCOBA.....







Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama