ALASAN-ALASAN TIDAK BISA MENULIS SAMPAI SAAT INI

 INI ALASAN-ALASAN MENGAPA KITA TIDAK BISA MENULIS SAMPAI SAAT INI.


Saya sering mendengar teman ataupun orang mengatakan bahwa saya belum sempat menulis karena saat ini saya terlalu sibuk, banyak banget pekerjaan yang saya harus selesaikan, saya tidak punya waktu, saya bingung cara menuangkannya ke dalam tulisan padahal banyak sekali ide dalam kepala saya tapi saya tidak tahu harus menulis dari mana saja. 


Berbagai macam alasan yang anda lontarkan sehingga membuat anda tidak pernah mau mencoba.


Awalnya saya juga seperti anda. Saya menganggap alasan itu sah dan memang seperti itu. Tapi setelah saya mencoba dan berusaha untuk belajar menulis dan mulai menulis setiap hari karena memang saya menargetkan diri saya menulis setiap hari tentang apa saja.  Dan saya langsung posting di media sosial yang saya ikuti seperti di Facebook, IG, blog Kompasiana.


Baru saya menyadari bahwa alasan itu sebenarnya hanya merupakan sebuah alasan pembenaran diri karena kita tidak pernah mencoba keluar dari zona aman atau orang biasa mengistilahkan dengan out the box.


Saran saya adalah coba anda menulis dari kegiatan yang Anda lakukan saat ini.

Misalnya.


"Sekarang saya sedang membaca buku tentang kiat menulis bagi pemula. Saya senang sekali membaca buku ini karena bahasa yang digunakan mudah dipahami. 

Saya jadi tertarik untuk mulai menulis." 


Atau percakapan seperti ini.


 "Bu hari ini mau masak apa? Tanya anak gadisku yang masih duduk di bangku SMP.

 Setiap hari dia membantuku memasak, karena dia memang hobby memasak.

 "Kita buat tumis kangkung dan goreng tempe serta ikan asin," jawabku.


Bisa juga seperti tulisan di bawah ini.


"Siang ini matahari begitu terik. Langit terlihat biru, tidak tampak awan sedikitpun. 

Cuaca seperti ini sangat disukai oleh para pedagang es, dagangannya akan laris manis. Untung yang aka diperoleh berlipat ganda. Cuaca panas seperti ini juga sangat diminati oleh petani yang sedang menjemur padinya, karena mereka bisa langsung menggiling padi menjadi beras, tanpa harus menunggu berhari-hari.

Tapi sebaliknya sangat dibenci oleh orang-orang yang melakukan perawatan kecantikan. Karena bisa merusak kulit mereka yang sudah mulus dengan biaya yang tidak sedikit.


Dan masih banyak model tulisan yang bisa kita buat.


Priit kallas menyarankan agar anda membiasakan diri menulis setiap hari 200 kata, lalu terus menambahnya 10 kata perharinya. Jika anda menulis secara rutin setiap hari maka anda akan jadi terbiasa menulis 500 kata setiap hari. Dan itu keren banget. 


Yang paling penting adalah lakukan pendisiplinan diri untuk menulis setiap hari. 

Kapan waktu yang tepat. Itu tergantung anda. Ada orang yang menulis dengan cara menentukan waktu. Misalnya satu postingan pagi, satu postingan sore.

Atau ada juga orang yang menulis saat ide itu muncul dan langsung di tulis, dimanapun dan kapanpun. 


Mengapa kita tidak PD alias percaya diri memposting tulisan yang sudah kita buat di media sosial yang anda ikuti.

Hal ini disebabkan karena 


1. anda masih mengharapkan komentar dan like dari orang yang membaca tulisan anda. 

Kalau hal itu yang menjadi tujuan anda menulis saya nyakin, saat tulisan anda tidak dikomentari bagus dan di-like oleh orang lain maka saya pastikan anda akan berhenti menulis. 

Berbeda kalau niat anda menulis untuk berbagi pengalaman, ilmu atau melatih diri agar terbiasa menulis, maka anda tidak akan begitu memperdulikan hal itu, anda akan terus menulis dan membuat karya.


2. Anda tidak mau tulisan anda di kritik jelek oleh orang lain. Anda selalu berharap tulisan anda dikatakan bagus oleh orang lain.

Menurut pribadi saya, Bagus tidaknya sesuatu itu relatif. Bagus menurut anda belum tentu bagus menurut orang lain, begitupun sebaliknya.


Saya ibarat dengan baju yang kita gunakan Mungkin bagi anda lebih nyaman dan lebih PD menggunakan baju dengan model sederhana walaupun tidak terlalu mahal. Tapi bagi orang yang memiliki selera tinggi atau high clas misalnya baju anda tidak disukai oleh orang tersebut karena perbedaan dari gaya atau stile yang membuatnya nyaman. 


Begitupun dengan menulis. Mungkin ada orang yang senang membaca tulisan dengan bahasa sederhana dan simpel tapi ada juga orang senang membaca dengan kalimat yang resmi atau bahasa yang lumayan tinggi kosa katanya. 


Mengapa hal ini bisa berbeda karena masing-mading kita memiliki cara pandang yang berbeda tentang Bagus tidaknya sesuatu. 


Jadi mengapa anda harus risau dengan kritikan yang diberikan oleh orang yang membaca. Anda harus nyakin ratusan bahkan ribuan orang membaca tulisan anda dan pasti diantara mereka ada yang menyenangi bahasa yang Anda gunakan dalam menulis.



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama