Trik bisa menulis buku sendiri
Banyak orang beranggapan bahwa menulis buku sendiri itu sangat sulit dan mustahil dilakukan oleh setiap orang, apalagi oleh ibu rumah tangga dengan berbagai alasan. Saya harus mengurus anak, memasak, mencuci, menyetrika baju, mengurus suami, belum lagi pergi ke kantor. Pekerjaan kantor menumpuk, dan masih banyak alasan lainnya lagi.
Menurut saya semua orang melakukan pekerjaan yang sama seperti anda, namun banyak kita lihat penulis-penulis sukses itu bisa menulis buku sendiri. Lalu masalahnya di mana? Pokok permasalahannya sebenarnya ada dalam diri kita sendiri yaitu kita tidak mengetahui trik bagaimana bisa menuliskan buku sendiri.
Di tulisan kali ini saya ingin berbagi trik bagaimana tehnik sederhana yang saya lakukan agar bisa konsisten menulis dan akhirnya bisa menerbitkan sebuah buku.
1. Cari ilmu menulis
Luangkan waktu untuk mengikuti kelas menulis yang bertebaran di internet baik yang gratis maupun yang berbayar.
Mengapa kita perlu ikut kelas menulis?
Hal ini dimaksudkan agar kita bisa memperoleh ilmu dasar menulis serta mendapatkan motivasi intrinsik dan ekstronsik, serta bisa tergabung dengan komunitas menulis yang anggota berasal dari dari seluruh penjuru Nusantara.
Motivasi yang diberikan oleh mentor berupa materi akan menumbuhkan motivasi intrinsik dalam diri kita. Sedangkan motivasi ekstronsik akan kita peroleh dari teman-teman yang tergabung dalam komunitas menulis.
2. Tanamkan tekad dalam diri untuk mau menulis.
Banyak orang beranggapan bahwa saya tidak bisa menulis karena saya tidak punya bakat. Anggapan seperti itu masih berkembang di masyarakat saat ini. Padahal bakat bukan penentu seseorang bisa menghasilkan karya. Ada orang yang memiliki bakat menulis, namun tidak pernah di asah, maka sampai kapan pun orang itu tidak akan bisa menulis. Akan sangat berbeda jika seseorang punya keinginan, tekad dan semangat, walau dia tidak memiliki bakat, tapi dia punya tekad, semangat untuk menulis, maka bisa dipastikan orang itu akan bisa menghasilkan karya berupa buku.
3. Lakukan secara konsisten
Sering kali kita mendengar kalimat "saya tidak punya ide menulis, saya tidak tahu apa yang harus saya tulis, saya tidak bisa merangkai kata saat menulis." Berbagai alasan dilontarkan oleh orang sebagai pembenaran diri. Alasan itu boleh-boleh saja, tapi bagi seorang yang mau belajar menulis maka alasan itu tidak berlaku karena.
Ide menulis bisa di peroleh dari apa yang kita rasakan, apa yang kita alami, apa yang kita lihat. Dengan memulis setiap hari akan membuat kita terlatih untuk menulis dan jangan lupa sesering mungkin membaca tulisan orang lain baik yang tersebar di internet maupun di buku.
Menulis lah setiao hari dan target diri untuk menulis dalam kondisi apapun. Awali
tulisan kita tidak hilang, maka posting tulisan tersebut di blog kita sendiri atau di media sosial yang kita miliki agar kita termotivasi untuk mau menulis lagi. Jangan pedulikan komentar orang. Ada orang yang suka ada juga orang yang tidak suka dengan tulisan kita. Tetaplah berpikir bahwa ada banyak orang yang suka dengan postingan yang kita buat.
Karena kita tidak pernah tahu ada orang yang termotivasi dengan tulisan yang kita posting.
6. Pilah tulisan yang memiliki tema sama
Setelah tulisan kita di blog atau media sosial lumayan banyak, selanjutnya kumpulkan tulisan yang memiliki tema sama, jadikan satu file. Baca kembali tulisan kita, sambil melakukan pengeditan baik dari segi isi tulisan, penggunaan PUEBI dan KBBI, selanjutnya cari penerbit sebagai tempat menerbitkan buku kita. Bisa mencari penerbit mayor atau penerbit Indi.