One Day In Pink Beach

Pantai pink

Catatan harian seorang hamba 

Langit tampak biru, matahari bersinar terang, Cuaca seolah bersahabat dengan alam. Aku bersama keluarga berencana mengunjungi salah satu pantai yang ada di Lombok Timur. Banyak sekali postingan di media sosial bercerita tentang keindahan Pantai Pink. Rasa penasaran itulah yang membuatku ingin membuktikan sendiri.


Pantai Pink terletak di Kabupaten Lombok Timur, persisinya di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru. Kurang lebih 70 km dari Kota Mataram. Membutuhkan waktu kurang lebih dua jam dari Mataram untuk bisa sampai ke lokasi wisata. 

Untuk mempersingkat waktu tempuh, kami pun mengambil jalan pintas melalui jalur Bay Pass Sirkuit Pertamina Mandalika sembari menikmati keindahan alam yang disuguhkan  sepanjang jalan. 


Kecerian dan celoteh dari para remaja dan anak-anak yang mendominasi seolah menjadi hiburan tersendiri bagi kami semua hingga perjalanan yang begitu panjang tak terasa membosankan. Tuntutan perut yang ingin segera diisi yang membuat kami ingin segera sampai disana dan tak sabar menikmati rujak dan pelecing kangkung yang menjadi makanan khas daerah Lombok. 


Lantunan solawat seolah menyambut kedatangan kami saat masuki Desa Sekaroh. Ku lirih arloji yang bertengger di pergelangan tanganku, pukul 11.51 menit. Menandakan kurang lebih tiga puluh menit lagi azan Zuhur berkumandang. 


Namun rasa lapar dan kelelahan yang kami rasakan seakan berkurang saat  deretan pohon tampak berjejer rapi disepanjang jalan yang kami lalui.  Kerindangan pepohonan sepanjang jalan membuat perhatian kami tertuju untuk mengabadikan momen indah ini dengan sibuk mengambil gambar dan membuat plog. 


selama diperjalanan akhirnya terbayarkan dengan keindahan saat memasuki area pantai. Kedatangan kita disambut oleh warna Pink yang berasal dari pasir yang terkena pancaran Matahari. Pemandangan yang begitu memukau. Terdapat banyak gazebo yang ada di sepanjang bibir pantai. Sehingga para pengunjung bisa menikmati pantai sambil menikmati semilir angin pantai .


Suasana lantai yang tenang membuat para pengunjung tidak perlu khawatir terseret ombak saat mandi di laut.  kondisi posisi pantai Pink yang berada agak menjorok ke daratan seperti teluk. Hal ini yang membuat tidak ada ombak. 


Dinamakan Pantai Pink karena pasirnya yang memang berwarna Pink. 


Memasuki area pantai Pink sudah dipenuhi oleh kendaraan para pengunjung yang berasal dari seluruh penjuru Lombok. 


Menjelang sore satu persatu pengunjung meninggalkan pantai. Ada kepuasaan tergambar di setiap wajah pengunjung yang datang. Kami bersiap-siap mengikuti jejak mereka. Rintik hujan disertai angin menemani perjalanan kami meninggalkan area pantai.  Kelapa Kerlip lampu disepanjang jalan menandakan waktu Magrib akan tiba saat kendaraan yang kami tumpangi sampai di halaman rumah. 

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama