Catatan harian seorang hamba
Tak sengaja tanganku memegang buku catatan usang yang terselip diantara banyaknya buku di rak. Jemariku membuka lembar demi lembar dan membaca aksara yang sempat terukir di sana. Hasil goresan tanganku puluhan tahun lalu.
Aku tertegun dengan dialog yang pernah dilakukan oleh Imam Al-Gazali kepada Murid-muridnya, yang membuatku teringat kembali beberapa hal yang sempat terlupakan karena tertimbun dengan banyak hal.
Lewat tulisan ini aku ingin berbagi 6 nasihat hidup dari Imam Besar Al-Gazali yang dikemas berupa dialog singkat namun syarat makna. Kala itu Imam Gazali bertanya kepada para muridnya 6 pertanyaan yaitu
Beliau mengawali dengan pertanyaan "Apa yang PALING DEKAT dengan diri kita di dunia ini?
Para murid pun menjawab "Orang tua, guru, teman, keluarga." Sang Imam pun membenarkan ucapan para muridnya. Sembari dia memperjelas bahwa " Yang paling dekat adalah KEMATIAN. " karena kematian selalu mengintai kita setiap saat.
Hal kedua yang beliau tanyakan adalah "Apa yang PALING JAUH dari diri kita?
Kembari para muridnya menjawab "Matahari, Bulan, Bintang. Imam Al-Gazali menjawab benar. Tapi yang paling jauh adalah MASA LALU. Kendaraan apapun yang kita gunakan untuk sampai ke masa lalu, itu tidak akan pernah bisa. Untuk itu gunakanlah hari-harimu dengan sebaik-baiknya sebelum akhirnya hari itu akan menjadi masa lalu bagimu.
Lelaki itu pun beralih ke pertanyaan berikutnya "Apa yang PALING BESAR di dunia ini?
Murid-muridnya menjawab "Gunung, Bumi, Matahari, Alam Semesta." Jawaban kalian benar, tapi apakah kalian tahu yang paling besar di dunia ini adalah NAPSU
Tak terasa sudah sampai ke pertanyaan keempat "Apa yang PALING BERAT di dunia ini?
Mereka pun hampir serempak menjawab "Besi, Baja, Gajah. Kembali Sang Guru Besar membenarkan murid-muridnya. Tapi ada yang lebih Besar yaitu MEMEGANG AMANAT.
Pertanyaan kelima tak kalah menariknya adalah "Apa yang PALING RINGAN di dunia ini? "Kapas, debu, angin." Jawab murid-muridnya, Semua itu benar, tapi yang paling ringan adalah MENINGGALKAN SHOLAT. Gara-gara pekerjaan, meeting, kesibukan dunia, membuat kita lupa terhadap sholat.
Pertanyaan ditutup dengan "Apa yang PALING TAJAM di dunia ini?
Murid-muridnya menjawab serentak "pedang." Benar, tetapi yang paling tajam adalah LIDAH MANUSIA.
Itulah enam nasehat kehidupan dari seorang guru besar yang kalau kita renungkan, miliki makna yang sangat dalam. Semoga dengan membaca tulisan ini, membuat kita lebih merenungkan makna hidup yang sebenarnya. Semoga hal ini bisa menjadikan kita menjadi hamba yang lebih berkualitas. Aamiin Ya Robba Alamin.
