Cara Membuat Catatan Pintar

 

catatan

Cara efektif membaca buku agar kita bisa menyimpulkan isi bacaan yang kita baca adalah terlebih dahulu cari gagasan inti di setiap alinea lalu berikan warna menggunakan spidol atau stabilo atau dengan garis bawahi. 


Gagasan inti biasanya ada di awal kalimat. Jika gagasan ini ada di akhir kalimat maka ditandai dengan adanya kata "Jika" atau "dapat disimpulkan bahwa." 


Gagasan inti terdiri dari predikat dan objek, dimana predikat itu sendiri ditandai dengan kata kerja sedangkan objek itu merupakan kata keterangan. 

Contohnya jadi untuk menjadi siswa yang hebat di kemudian hari adalah dengan menumbuhkan kebiasaan membaca. Kata bercetak miring merupakan gagasan inti dari bacaan tersebut (cultivating the habit of reading is the core idea). 


Di samping kamu memberikan tanda gagasan inti pada bacaan yang kamu baca, alangkah baiknya kamu juga membuat catatan pintar pada bacaan tersebut. Gunanya untuk memudahkanmu mengetahui bagian penting atau sangat penting dari suatu bacaan. Hal ini dilakukan agar, saat kamu ingin membaca ulang kembali buku tersebut, kamu cukup membaca bagian yang ingin kamu perlukan saja. 


Cara membuat catatan pintar yaitu berikan satu coretan (I) pada bagian gagasan inti yang kamu anggap penting dan dua coretan (II) pada bagian gagasan inti yang sangat penting. Coretan ini bisa diberikan di bagian bawah buku atau bagian sebelah kiri atau kanan buku yang masih kosong. Jangan lupa cantumkan halaman buku untuk memudahkanmu mencari. 

Contohnya.

1. II (Menumbuhkan kebiasaan membaca) II - hal 14

2. II (Menjadi anak unggul) II - hal 23

3. II (Meningkatkan prestasi akademik)II - hal 30.


Berikan warna biru atau hijau saat menulis catatan pintar agar lebih mudah di kenali dan memberi kesan tenang dan sejuk. Catatan pintar ini hampir sama dengan indeks pada akhir sebuah buku. 




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama