Materi BK 7 Kesepakatan Kelas Mewujudkan Kelas Impian
Dengan Game Raja dan Penjara
Untuk teman-teman guru BK yang mengampu Bimbingan Konseling kelas 7, jangan khawatir tidak mendapatkan pencerahan dalam menyampaikan materi BK dengan cara menarik dan seru. Insyallah siswa juga bisa memahami materi pelajaran dengan baik.
Pada untaian kata kali ini saya ingin berbagi strategi menyampaikan materi tentang "Tata Tertib Sekolah."
Materi ini sangat esensial terutama bagi siswa baru. Namun yang sering terjadi adalah saat seseorang menyebut kata "Tata terbit," maka yang terlintas di benak dan pikiran para siswa adalah seabrek aturan yang wajib dilaksanakan dan setumpuk larangan yang tidak boleh di langgar.
Hal inilah yang membuat para siswa terkesan tidak bersemangat dan kurang berminat membahas materi ini. Untuk menghilangkan kesan negatif tersebut, saya lebih setuju jika kata "Tata Tertib" itu diganti dengan "Kesepakatan Kelas Untuk Mencapai Kelas Impian."
Jika tata tertib yang diterapkan oleh sekolah dilaksanakan maka kondisi sekolah akan sesuai dengan harapan guru dan pihak sekolah. Tapi belum tentu siswa merasa nyaman karena mereka melaksanakan tata tertib itu dengan keterpaksaan.
Akan sangat berbeda jika ada urun rembuk antara siswa dan pihak sekolah dalam menerapkan kesepakatan untuk menciptakan "Kelas Impian" yang diharapkan oleh kedua belah pihak. Jika kelas impian sudah tercapai maka akan tercipta "Sekolah Idaman."
Jika strategi yang tepat kita gunakan tepat maka akan tercipta "Sekolah Idaman" baik bagi siswa maupun guru.
Kali ini saya ingin berbagi dengan pembaca bagaimana menyajikan materi tersebut agar lebih menarik. Saya sengaja mengemas materi tersebut dengan mengedepankan merdeka belajar agar terkesan tidak menakutkan.
Bagaimana mengemas strategi tersebut dalam pembelajaran. Ikuti penjelasan di bawah ini.
Saat memasuki ruang kelas hal yang pertama dan utama dilakukan terlebih dahulu adalah mengajak para siswa berdoa. Walaupun jam mengajar kita setelah keluar main. Hal ini dimaksudkan untuk menumbuhkan pembiasaan budaya positif kepada mereka. Segala sesuatu diawali dengan doa. Karena ini menandakan bahwa kita mahluk yang membutuhkan bantuan Sang Pencipta.
Dilanjutkan dengan mengecek kehadiran serta nanyakan kabar dan perasaan mereka saat ini dan menanyakan kesiapan mereka dalam belajar. Apakah sudah siap atau belum. Jika siswa sebagian besar sudah siap. Lanjutka ke tahapan berikutnya.
Yang tidak kalah pentingnya dari sebuah pembelajaran adalah hendaknya seorang guru menyampaikan tema/materi dan tujuan dan target dari pembelajaran yang ingin dicapai usai mengikuti proses pembelajaran.
Agar kelas terlihat hidup, guru dan siswa membuat kesepakatan atau kontrak belajar seperti semua aktif/boleh mengemukakan berpendapat, usul saran, bertanya dan menanggapi teman-temannya.
Langkah berikutnya adalah membuka paradigma dan cara berpikir siswa tentang kelas idaman dengan menggunakan Game "Raja dan Penjara."
Cara permainannya adalah sebagai berikut:
1. Ajaklah siswa membuat satu lingkaran di depan kelas
2. Siapkan satu kursi yang diletakkan di luar lingkaran dan diibaratkan sebagai penjara
3. Satu orang ditugaskan untuk menjadi raja yang dipilih berdasarkan undian yang dipilih secara acak atau dengan menggunakan memutar spidol di tengah lingkaran siswa. Siswa yang ditunjuk oleh tutup spidol, maka dialah yang berhak menjadi raja.
4. Raja duduk di tengah lingkaran.
5. Strategi bermain adalah:
• Raja akan menunjukkan siapa saja yang diinginkan dan melontarkan pertanyaan. Jika dia bisa menjawab, maka raja akan menunjuk siswa yang lain untuk diberikan pertanyaan yang berbeda. Jika dia tidak bisa menjawab, maka orang tersebut harus masuk penjara. Bagi yang masuk penjara maka akan diberikan hadiah oleh raja berupa suruhan untuk melakukan sesuatu. Misalnya siswa tersebut di suruh membuang sampah, merapikan kelas dan lain sebagainya. Bagi siswa yang bisa menjawab, maka ia diberikan uplus dalam bentuk tepuk tangan dari semua peserta permainan.
Jika ada siswa yang tidak bisa menjawab, maka raja harus digantikan digantikan oleh peserta lain, dengan cara memutar spidol. Tutup spidol yang mengarah ke salah satu siswa. Maka dialah yang menjadi raja.
• Bentuk pertanyaan yang dilontarkan sang raja bebas namun terikat (tidak seronok, sopan), atau bisa menirukan gaya, suara binatang. Menyebutkan nama guru yang mengajar, fungsi lampu lalu lintas. Dan lain sebagainya (dengan kata lain pertanyaan dari sang raja bebas asal bisa terukur dan sopan).
Misalnya : Tirukan suara bebek. Tirukan gaya moyet menggaruk, siapa nama guru yang mengajar olahraga kelas 7. Siapa nama kepala sekolah dsb.
Setelah permainan diulangi beberapa kali. Lalu tariklah kesimpulkan tentang pelajaran apa yang diperoleh dari permainan tetsebut.
Melalui permainan yang sudah dimainkan para siswa seorang guru menggiring siswa untuk menemukan kriteria kelas idaman itu seperti apa, dengan melontarkan beberapa pertayaan.
Misalnya :
• Apa makna kata idaman menurut kalian?
• Ciri-ciri kelas idaman itu seperti apa?
Jangan lupa menuliskan di papan kata-kata yang diucapkan oleh para siswa. Hal ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kebanggaan dalam diri mereka, bahwa jawabannya diperhitungkan/dihargai.
Beragam jawaban siswa akan kita temukan. Ada yang menjawab: apa yang diharapkan, yaitu ciri-cirinya kelas yang nyaman, kelas yang bersih, kelas yang asri, kelas yang indah dan lain sebagainya.
Setelah semua pendapat siswa ditulis. Guru melanjutkan dengan melontarkan pertayaan "Apa yang mesti kita semua lakukan untuk mendapatkan kelas yang nyaman, asri, indah, tidak ribut, tenang dan sebagainya?"
Gunakan kalimat positif untuk mengarahkan dan menyimpulkan jawaban siswa, hindari kata jangan, tidak, larangan, hukuman karena itu menggunakan kalimat negatif. Kalimat negatif bisa diganti dengan gambar yang diberi tanda silang.
Misalnya: Jika kita ingin mengatakan "Tidak Boleh Bolos, tidak boleh merokok". Maka cukup dengan menulis kata *Bolos" dan diberi tanda silang berwarna merah, atau gambar "Rokok" yang dibubuhkan tanda silang. Itu sudah menandakan larangan
Dilanjutkan dengan membuat kelompok kecil untuk diskusi. Jangan lupa memberi nama di kelompok tersebut. Misalnya nama nyaman, asri, bersahaja, cantik, beautiful. Usahakan nama kelompok disesuaikan dengan materi yang akan kita sampaikan.
Mintalah siswa untuk mendesain poster atau karya dalam bentuk apa saja yang berisi tentang kelas idaman sebagai bentuk realiasi dari sebuah tata tertib sekolah.
Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi siapa saja dan bisa diterapkan di sekolah masing-masing.
Terimakasih Ibu Hj.
BalasHapusSepertinya suasanya kelas akan seru nih, merdeka belajar akan terlaksana.