Sebuah buku sebelum diterbitkan oleh
penerbit harus memiliki kelengkapan diantaranya Judul, cover, daftar isi, kata
pengantar, sInopsis serta daftar pustaka. Penulis memberikan gambara singkat
tentang item tersebut agar pembaca memiliki gambaran terkait hal itu.
JUDUL DAN COVER
BUKU
Judul dan cover buku merupakan bagian
yang sangat penting dalam sebuah karya tulis. Judul dan cover buku yang menarik
akan mampu menghipnotis hati calon pembaca, serta akan menentukan calon pembaca
untuk meneruskan membaca karya tulis tersebut atau akan melewatinya, dan
beralih membaca karya yang lain. Karena itulah perlunya judul dan cover yang
menarik, supaya bisa mendorong pembaca meneruskan membaca sebuah karya sampai
selesai.
Pada dasarnya 'Judul' sebuah karya tulis merupakan gambaran dari isi karya tulis tersebut. Untuk membuat judul ada beberapa syarat yang bisa diterapkan yaitu:
1. Singkat, padat, jelas.
Hindari membuat judul buku yang
terlalu panjang dan bertele-tele. Khusus untuk Judul buku, artikel di koran dan
majalah judul terdiri dari tiga sampai lima kata, maksimal 7 kata. Judul buku yang baik adalah judul yang dapat
dibaca dalam satu tarikan nafas saja. Sementara untuk judul
tulisan berupa PTK, Skripsi, Tesis maksimal judul terdiri dari 22 kata.
2. Menarik perhatian dan unik
Judul yang baik harus menarik serta membuat
pembaca penasaran. Buatlah judul yang ringan dan mudah dicerna oleh pembaca.
3. Mengambarkan isi karya tulis.
Judul merupakan
gambaran ringkas dari isi buku atau artikel. Oleh karena itu sebelum menentukan
judul, alangkah baiknya artikel yang anda tulis di baca ulang agar judul sesuai
dengan isi tulisan. Tapi bukan berarti judul harus dibuat setelah tulisan jadi.
Ada juga orang yang membuat judul terlebih dahulu sebelum dia mulai menulis, itu
tergantung dari penulis sendiri.
Sebagai gambaran bagi pembaca,
penulis memberikan beberapa contoh judul buku non fiksi dan menjadi buku best
seller
a. “Kekuatan Memaafkan”
yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Buku ini ditulis oleh Amy Newmark,
Anthony Anderson, dkk.
Buku ini
terkenal akan cerita-cerita tentang kehidupan sehari-hari. Pada seri Kekuatan
Memaafkan, judul buku non fiksi ini mengajak kita untuk dapat memaafkan orang
lain. Padahal memaafkan secara ikhlas bagi sebagian orang merupakan hal yang
sulit. Di dalam buku ini kita diajak menyelami satu demi satu cerita kehidupan
yang dikemas secara apik. Bukan berupa teori, tapi kisah-kisah nyata para
orang-orang yang sudah bisa memaafkan orang lain dan dirinya sendiri.
b. “Sebuah Seni
untuk Bersikap Bodo Amat” yang ditulis
oleh Mark Manson
Buku non fiksi
satu ini pas banget dibaca untuk Anda yang gampang baperan, gampang sakit hati.
Buku ini mengajarkan kita untuk bodo amat. Maksudnya bodo amat itu bukan dalam
hal yang negatif ya alias cuek. Tapi justru buku ini mengajarkan kita untuk
menjadi orang yang peduli hanya pada hal-hal yang penting saja.
c. “Digital
Parenting Tips Mengasuh Kids Zaman Now” yang ditulis oleh Mona Ratuliu
Buku ini berisi
tips dan trik mengatasi anak yang kecanduan internet. Anda juga akan mendapat
informasi mengenai cara menyaring konten yang aman untuk anak. Plus, terdapat
pendapat pakar sebagai referensi yang tepercaya. Melalui buku ini, Anda bisa
belajar mengasuh anak tanpa harus berperang dengan kemajuan teknologi.
d. “Di Balik Tirai Aroma Karsa”
Karya Dee Lestari
Mengungkap
proses kreatif di balik lahirnya sebuah karya besar. Buku nonfiksi pertama Dee Lestari ini
memberi penjelasan gamblang tentang proses yang dijalaninya saat menulis karya
sebesar Aroma Karsa. Mulai dari riset, jatuh bangun, hingga proses pemasarannya
dapat Anda baca di sini.
Itulah sedikit gambaran terkait
judul yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah karya tulis.
